Banner sumsel

Dua Warga Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

LAHAT,koranIndonesis—Malang nasib dua warga RT1/2 Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan ditemukan tewas di Jalan Siliwangi Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tepatnya di Area Pertokoan Cibadak.

Dua warga Lahat tersebut yakni Sunaryo (55) dan anaknya Sumardi Susilo (25). Korban Sunaryo ditemukan dalam kondisi telungkup di seberang Plaza Telkom Cibadak, Depan Barbershop Paris. Sedangkan korban Sumardi Susilo ditemukan dalam kondisi telentang depan Stasiun Kereta Api Cibadak. Jaraknya kedua korban ditemukan tergeletak sekitar 100 meter.

“Ya kita dapat laporan dari Kapolres Sukabumi bahwa ada warga Lahat yang ditemukan tewas. Selanjutnya langsung dikoordinasikan mencari keluarga dan memang benar,” ujar Kapolres Lahat AKBP Fery Harahap, Sabtu (17/11/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, anggota Polres Lahat yang mendapat info tersebut kemudian mengecek ke rumah korban. Diketahui bahwa bapak dan anak tersebut berangkat dari rumah Kamis (16/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Hendak ke Purworejo Jawa Tengah.

“Kasusnya ditangani Polsek Cibadak. Pihak keluarga sudah kita informasikan dan telah berangkat untuk menemui korban,” tambah Kapolres.

Menurut keterangan Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi melalui Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman menjelaskan bahwa awalnya identitas korban tak diketahui. Selanjutnya menggunakan alat identifikasi melalui Retina Mata, diketahui identitas korban Sumardi Susilo. “Langsung dikoordinasikan dengan Polres Lahat. Pihak keluarganya sudah dihubungi dan kedua korban ternyata bapak dan anak,” ujarnya.

Sambungnya saat ini kedua korban dititipkan di kamar jenazah RSUD Sekarwangi. Sementara untuk tanda- tanda kekerasan tidak ditemui. Namun wajah korban Sunaryo lecet diduga akibat terjatuh. “Saat ini penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. Untuk penyebab keracunan atau lainnya harus dilakukan autopsi menunggu persetujuan pihak keluarga. Kalau bau alkohol tidak. Warga hanya melihat korban kejang dan terjatuh,”katanya.

Ditemui di rumah duka, Ngadina (45) istri korban Sunaryo dan dua anaknya telah berangkat untuk mengecek korban, Sabtu dini hari (17/11). Informasi yang dihimpun, bahwa kedua korban hendak pulang kampung ke Purworejo. Kebetulan Sumardi, buruh perusahaan Batubara di Lahat tersebut sedang cuti dan berlibur bersama ayahnya.

“Orangnya ramah dan baik dek. Kami juga terkejut, keduanya meninggal. Anak pak Sunaryo ada tiga. Yang masih kecil SMP dan Sumardi yang paling tua masih bujangan,” ujar Ayu, tetangga korban.

Sambungnya, kedua korban membawa dompet berisi identitas dan uang serta hanphone. Tapi saat ditemukam malah tidak ada identitas. Sementara Syarif (60) ketua RT setempat mengaku agak bingung kenapa korban ditemukan di kawasan Cibadak. Karena bila tujuan ke Purworejo tidak melalui jalur tersebut.”Karena kalau naik mobil kan lewat Pantura, melalui Karawang terus ke Purworejo. Tapi kita tidak tahu kenapa bisa ada di Cibadak,”tuturnya.(sfr)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.