Call Center
Banner Muba 23 – 31 Juli 2021

Dua Terdakwa Masjid Sriwijaya Divonis 12 Tahun Penjara

PALEMBANG, koranindonesia.id – Dua terdakwa kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya divonis hukuman 12 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Klas I Palembang, Jum’at (19/11/2021) siang.

Kedua terdakwa tersebut yakni Mantan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya Eddy Hermanto dan Ketua Panitia Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya Syarifudin.

Ketua Majelis Hakim Sahlan Effendi dalam sidang tersebut mengatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 2 ayat 1 Juncto Pasal 18 Undang-undang korupsi sehingga dijatuhkan hukuman penjara masing-masing selama 12 tahun.

Tak hanya itu, hakim juga menjatuhkan denda kepada Eddy dan Syarifudin sebesar Rp 500 juta. Dimana bila tak dibayar akan dikenakan kurungan penjara selama 4 bulan.

“Memerintahkan terdakwa Eddy Hermanto untuk membayar uang pengganti Rp 218 juta dan Syarifudin Rp 1,65 miliar. Untuk terdakwa Eddy apabila tidak membayar uang pengganti selama satu bulan, maka harta bendanya disita, jika tidak mencukupi diganti penjara selama 2 tahun. Sedangkan untuk terdakwa Syarifudin diganti dengan penjara selama 2 tahun 6 bulan,”kata Sahlan saat membacakan vonis.

Sahlan menjelaskan, hal yang memberatkan para terdakwa adalah tak mengakui kesalahannya serta tidak mempertanggung jawabkan alokasi proyek pembangunan Masjid Sriwijaya. Selain itu, hal yang meringankan adalah terdakwa tak pernah ditahan dalam kasus lain.

“Memerintahkan terdakwa untuk membayar biaya perkara Rp 5.000 dan terdakwa harus ditahan. Para terdakwa diberikan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir,”ujarnya.

Terdakwa Eddy Hermanto dan Syarifudin dilansir koransn yang hadir secara virtual menyampaikan akan melakukan banding atas putusan tersebut.

“Saya dan keluarga terimakasih, mohon maaf bila ada yang tak berkenan saya akan menyatakan banding,” kata keduanya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.