Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Dua Spesialis Bajing Loncat Diciduk Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id— Dua pelaku spesialis bajing loncat berhasil ditangkap anggota Buser Reskrim Polsek Kertapati, Palembang. Komplotan ini sering beraksi di kawasan Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya di atas Jembatan Keramasan, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang.

Pelakunya, Yendi Saputra (28) warga Jalan Ki Marogan, Pal 8, Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI dan Madani (23) warga Jalan Jepang, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

Informasi dihimpun, aksi kedua pelaku terjadi pada Minggu (15/8/2021) di atas jembatan keramasan, pelaku memepet mobil truk yang dikemudikan korban Makmum Murod (63). Lalu pelaku Yendi naik ke atas bak mobil truk, dan pelaku Madani mengiring dari belakang menggunakan sepeda motor merek N Max tanpa nopol.

Lalu pelaku Yendi mengambil sepeda dari atas mobil truk, ketika mobil berhenti pelaku dengan cepat menurunkan sepeda dari mobil dan kemudian mereka kabur membawa barang hasil curian.

Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik mengatakan penangkapan berawal adanya laporan dari korban. “Kita sudah banyak menerima laporan dari masyarakat, banyak sering terjadi begal dan bajing loncat. Setelah kita mendalami lebih lanjut dan melakukan penyelidikan, akhirnya berhasil menangkap dua pelakunya,” kata Irwan, Jumat (10/9/2021) di ruang kerjanya.

Lanjut Irwan, modus pelaku sendiri dari keterangan korban, bahwa mereka ini (pelaku) naik keatas mobil truk lalu merobek terpal yang dipasang, “Setelah berhasil diambil barang dalam truk, lalu diturunkan ke bawah yang sudah menunggu pelaku lainnya dengan mengendarai sepeda motor,” jelas Irwan.

Irwan menuturkan selain dua pelaku juga ikut diamankan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku dan satu unit sepeda hasil curian. “Pelaku mengambil sepeda jenis balap dengan harga sekitar Rp 17 juta, dan pelaku juga merupakan residivis dan sudah sering kali berulang melakukan pencurian dengan modus yang sama,” tukasnya.

Masih katanya, mereka ini komplotan dan sekarang kita akan kembangkan lagi untuk mencari siapa lagi pelaku lainnya. “Silahkan kepada para sopir yang merasa tidak nyaman, jangan segan segan melapor ke Polsek Kertapati, kami akan membantu dengan pengawalan sampai penangkapan terhadap para pelaku,” tegasnya.

Sementara, pelaku Yendi mengakui perbuatannya. “Kami melihat dulu korban yang melintas dengan mengendarai mobil truk, saat berada diatas jembatan langsung kami kejar. Lalu saya naik keatas mobil sedangkan Madani membawa motor,” katanya.

Yendi sendiri mengaku sudah 5 kali melakukan aksi pencurian tersebut. “Kalau mobil yang ada terpal maka terpal nya disobek menggunakan pisau Carter kemudian mengambil barang, tetapi yang tidak pakai terpal langsung saja diambil barang. Pernah juga mencuri bawang dari atas truk,” terangnya menyesal. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.