Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Dua Residivis Kambuhan Didor Polisi

 

PALEMBANG, koranindonesia.id —Dua residivis kambuhan yakni Deni Saputra (36) bersama Eriko alias Keling (35) ditangkap Tim Beguyur Bae Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang.

Bahkan keduanya harus dihadiahi timah panas, lantaran melawan dan kabur ketika disergap aparat kepolisian di lokasi yang berbeda-beda, Sabtu (31/7/2021) sekitar pukul 10.00.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, tertangkapnya kedua pelaku bermula dari pihaknya mengamankan Deni yang merupakan tersangka bajing loncat di kawasan Jakabaring, Palembang.

“Kemudian, ketika kita lakukan pengembangan, ternyata Deni juga terlibat aksi jambret di sejumlah wilayah di Palembang. Lalu kita tangkap tersangka Eriko,” ungkap Tri ketika diwawancarai awak media di Polrestabes Palembang.

Tri mengungkapkan, selain kedua tersangka turut juga diamankan barang bukti satu karung bawang putih, satu kantong besar cabe merah, dan dua unit sepeda motor.

“Kedua tersangka ini merupakan residivis. Deni sudah dua kali masuk penjara, bersama ini tiga kali. Sedangkan tersangka Keling sudah tiga kali, sama yang ini empat kali. Untuk laporan polisi, ada di Polsek dan ada juga di Polrestabes,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun.

Sementara itu, tersangka Deni mengakui perbuatannya. Dia mengatakan, uang hasil dari bajing loncat telah digunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya yang dibonceng pak. Kemudian, yang membawa motor, pindah ke mobil. Lalu saya yang bawa motor. Barang curian kami, jual ke Pasar Induk Jakabaring, seharga Rp300 ribu. Uangnya kami bagi berdua, untuk kebutuhan hidup,” pungkasnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.