Banner sumsel

Dua Kali Mangkir, Fanny Steffy Burase Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA,koranindonesia.Id-Setelah dua kali mangkir dari panggilan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi suap Gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf, Fanny Steffy Burase akhirnya memenuhi panggilan.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan saksi Fanny Steffy telah mengindahkan panggilan KPK. Fanny Steffy tiba di KPK sejak pukul 11. 00 WIB. Saat ini, yang bersangkutan sedang dilakukan penyidikan untuk diminta keterangan mengenai kasus suap gubernur  non aktif Irwandi Yusuf.

“Saat ini masih menjalani penyidikan, kita tunggu saja perkembangan berikutnya, yang pasti saksi sudah mau datang untuk diperiksa,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Febri menjelaskan bahwa Steffy merupakan salah satu saksi yang dicegah ke luar negeri. KPK juga membekukan rekening milik Steffy. Selain itu, KPK turut membuka sejumlah peranan Steffy dalam kasus ini dalam sidang praperadilan tersebut.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi sebagai tersangka. Ahmadi diduga memberikan suap Rp 500 juta dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen ke Irwandi demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi DOKA.

KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sementara 2 persen di tingkat kabupaten. Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Ma20athon 2018.

KPK juga menetapkan Irwandi sebagai tersangka penerima gratifikasi. Dia diduga menerima duit Rp 32 miliar terkait proyek pembangunan dermaga Sabang.(Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.