Banner sumsel

Dua Kali Kalah, Posisi Subangkit Digeser

PALEMBANG, koranindonesia.id – Pascakekalahan beruntun mendera Sriwijaya FC (SFC) atas Bhayangkara FC (2-0) dan PSMS Medan (3-0), manajemen klub akhirnya secara resmi memutuskan untuk menggeser jabatan Subangkit dari pelatih kepala SFC.

Keputusan ini diambil setelah PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) melakukan rapat evaluasi, Jum’at (19/10/2018) malam.

Selanjutnya, arsitek asal Pasuruan ini akan dikembalikan ke tugas awalnya sebagai juru taktik Tim SFC U-19.

Kepastian itu disampaikan Plt Direktur Utama PT SOM Muddai Maddang. “Ya, beliau (Subangkit) kita kembalikan ke SFC U-19,” ujarnya saat dikonfirmasi terkait keputusan manajemen, Jum’at (19/10/2018) malam.

Muddai menjelaskan, keputusan pihaknya untuk mengistirahatkan Subangkit dari tim senior dan dikembalikan kepada tim junior merupakan hal biasa, yang tidak usah dibesar-besarkan.

Apalagi menurut Muddai, sejak awal manajemen klub memang mengontrak Subangkit sebagai pelatih SFC U-19.

Penunjukannya sebagai pengganti Rahmad Darmawan, tidak lain sebagai langkah antisipasi akibat adanya kekosongan posisi pelatih kepala.

Dengan begitu, diharapkan eks pelatih Mitra Kukar dan PSIS Semarang ini dapat lebih fokus menangani SFC junior dan diharapkan dapat lebih fokus.

Sebab dengan adanya penambahan tugas itu kata eks Ketua KONI Sumsel ini, telah membuat konsentrasi Subangkit menjadi terpecah. Karena itu, keputusan tersebut bukanlah sebuah pemecatan.

“Maka dari itu, kita minta kepada Pak Subangkit agar fokus ke SFC U-19. Apalagi, target kita di U-19 itu, harus masuk final,” lanjutnya.

Terkait jabatan pelatih kepala yang saat ini tengah kosong, Muddai menjelaskan pihaknya berjanji, akan segera mendapat pelatih baru dalam waktu dekat.

Mereka menargetkan, sebelum laga tandang kontra PSIS Semarang, SFC senior sudah mendapatkan pelatih baru.

“Dalam waktu 2-3 hari ini, kita harus dapat,” tandasnya.
(frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.