Banner sumsel

Dua Begal Lubuk Batang Dilumpukan dengan Tembakan

BATURAJA,koranindonesia.Id-Jajaran Sat Reskrim Polres OKU bersama Polsek Lubuk Batang berhasil menciduk dua begal Do (30) dan HE (18). Kedua warga yang menetap di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya lantaran berusaha melawan dan berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andrian S.Kom dan Kapolsek LubukBatang, AKP Ujang Abdul Azis SE, menjelaskan penangkapan dilakukan pada Rabu 20 Februari 2019 sekitar pukul 03.00 WIB.  Saat dilakukan penangkapan, kata AKP Ujang salah satu dari tersangka melawan bahkan sempat bergulat dengan anggota polisi selama 15 menit di dalam kamar.

“Akhirnya dengan kesigapan dan kesiapan anggota kita tersangka berhasil ditangkap. Saat ditangkap tersangka melawan dan sempat bergulat dengan anggota polisi lebih kurang sekitar 15 menit di dalam kamar,” kata AKP Ujang,Kamis (21/2/2019) di Mapolres OKU.

Kapolres menegaskan, pada penangkapan itu anggota Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang di back up  unit Resmob Sat Reskrim Polres OKU. Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Andrian S.Kom, Kapolsek Lubuk Batang, AKP Ujang Abdul Azis SE dan Kanit Pidum, Ipda Karbianto.

Dikatakan pada saat pengembangan untuk menunjukan Barang Bukti (BB) senpi dan motor, pelaku sempat melawan petugas dan hendak melarikan diri, maka petugas melakukan upaya paksa terukur terhadap kedua pelaku untuk dilumpuhkan dengan menembak kedua pelaku.

“Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan  setelah itu keduanya dibawa ke Polsek Lubuk Batang guna menjalani penyidikan. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan,” katanya.

Dijelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan korban berinisial D (26) warga Desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang. Pembegalan sendiri terjadi pada  Jumat, 8 Februari 2019 sekitar pukul 15.00 Wibdi jalan raya Baturaja – Prabumulih Desa Gunung Meraksa,  Kecamatan Lubuk Batang.

Saat itu korban dan saksi berinisial Yul pulang dari Baturaja  menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam BG 5506 FAE. Sampai di simpang Talang Kerikil Desa Gunung Meraksa korban diberhentikan oleh 3 pelaku yang menggunakan motor Vega warna hitam lis hijau – biru dengan menggunakan 2 buah senpi rakitan dan 1 sajam jenis pisau dengan memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor dan mengambil tas saksi (istri korban) dengan cara diputus  menggunakan pisau.(tin)

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.