Banner pemprov juni

Dua Begal di Kawasan Ampera Ditembak Polisi

Palembang, koranindonesia.id – Anggota Unit Pidum dan Tim Tekab Satreskrim Polrestabes Palembang meringkus dua pelaku begal yang sering beraksi di kawasan Jembatan Ampera, Palembang.

Identitas kedua tersangka yakni Muhammad Yusuf alias Mamat (20) dan Menar Aldi Wiriya (28), mereka merupakan warga Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan Palembang.

Saat ditangkap di tempat persembunyiannya, Selasa (25/1/2022) sore, para pelaku mencoba melawan dan kabur dari petugas. Sehingga, keduanya diberikan tindakan tegas terukur.

Berdasarkan data dihimpun, tersangka telah beberapa kali melakukan perbuatannya. Salah satunya terhadap M Soleh (39) di Kawasan 9-10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Rabu (12/1/2022) sekitar pukul 18.00.

Ketika itu, korban sedang duduk di lokasi kejadian sambil bermain ponsel. Lalu datang kedua pelaku yang langsung merampas ponsel dan melarikan diri.

“Benar pak, kami merampas handphone korban saat itu dipegangnya, lalu handphone di jual melalui Adit (DPO) seharga Rp 400 ribu kepada pembeli di kawasan 4 Ulu. Uangnya kami bagi rata, dan sudah habis dipakai,” kata Mamat.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi dan Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan kedua pelaku yang melakukan aksi begal sudah berhasil diamankan Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

“Para pelaku ini mengancam masyarakat dengan menggunakan senjata tajam kemudian meminta sejumlah uang dan barang berharga yang dimiliki masyarakat. Alhamdulillah, kita berhasil ungkap para pelakunya dan berhasil menangkap dua orang,” ujarnya.

Masih dikatakan Ngajib bahwa kedua pelaku ini diberi tindakan tegas terukur karena kedua tersangka mau melawan petugas dan mengancam keselamatan petugas maka diambil tindakan tersebut.

“Satu dari dua orang tersangka ini merupakan residivis, di tahun 2013 tersangka pernah melakukan hal yang sama, dan seorang lagi sudah sering beberapa kali melakukan pencurian dengan kekerasan tercatat kurang lebih 5 kali dari hasil penyelidikan,” jelasnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun.

“Saat ini kedua tersangka sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk pelaku yang belum tertangkap sebaiknya menyerahkan diri kepada Polisi,” pungkasnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.