Banner sumsel

DPT Banyuasin Bertambah 37.209

BANYUASIN,koranindonesia.id- Daftar pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Banyuasin dipastikan bertambah pada Pilkada serentak 27 Juni 2018, Pileg dan Pilpres 2019. Berdasarkan Daftar Pemilih Sementara (DPS)  yang di tetapkan Komisi Pemilihan umum (KPU) Banyuasin terdata 561.582 mata pilih,  atau selisih 37.209 dari DPT tahun 2014.

Komisioner KPU Banyuasin, Salinan saat diwawancarai Rabu sore kemarin diruang kerjanya mengatakan, seluruh PPK telah memberikan data pemilih sementara (DPS, dari hasil rekap jumlah DPS bertambah sekitar 37.209.

Salinan menambahkan, semula daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Banyuasin sebesar 586.450 mata pilih, setelah diadakan pendataan ualang  bertambah 37.209 mata pilih.

“Kami telah memplenokan DPS tambahan tersebut pada 16 Maret lalu di kantor KPU Banyuasin, kami akan perjuangkan hak pilih masyarakat agar mereka dapat menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada, Pilpres dan Pileg mendatang,” ungkap Salinan.

Salinan mengatakan, sebagian PPK telah mendata Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Banyuasin sebanyak 1.815 TPS. “Tidak ada penambahan TPS tahun ini kendati jumlah DPT tahun ini bertambah, karena penambahannya tidak terlalu besar,” ujarnya.

KPU telah terjun langsung ke lapangan mengingat Panitia Pemutakhiran Data pemilih (PPDP) ditingkat bawah segera melaporkan pendataan ulang calon pemilih di wilayah Kabupten Banyuasin.

Lebih lanjut Salinan menuturkan, tambahan jumlah pemilih di Banyuasin tersebut berasal dari pemilih pemula, kemudian pemilih yang belum rekam e-KTP, pindah domisili dan lain-lain.

Sementara warga asal Lampung yang kini menetap di Kecamatan Sembawa, Yanto (40) saat diwawancarai wartawan mengaku sudah terdaftar sebagai pemilih di Kabupaten Banyuasin dan sudah bisa mencoblos pada Pilkada Juni mendatang.

“Saya dan keluarga akan memanafaatkan hak pilih untuk menentukan pemimpin di Banyuasin, presiden dan wakil rakyat pada Pilkada dan pemilu serentak,” ujar Yanto. (waluyo)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.