DPR Nilai PON XX di Papua Miliki Sejarah Tersendiri

 

JAKARTA, koranindonesia.id -Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua jadi catatan sejarah tersendiri bagi bangsa ini, terutama bagi masyarakat Papua. PON XX yang digelar pada 20 Oktober sampai 2 November 2020 nanti sekaligus bisa mengangkat nama Papua sejajar dengan daerah-daerah lain di Tanah Air.

“Agenda PON XX tahun 2020 di Papua merupakan sejarah bagi Indoenesia. Biasanya PON itu berkutat di wilayah barat Indonesia dan pulau Jawa,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Ditambahkan politisi Partai Golkar itu, tak saja bersejarah, penyelenggaraan PON di Papua juga bernilai strategis, baik dari sisi percepatan pembangunan, ekonomi, sosial, budaya, hingga politik. Penyelenggaraan PON ini juga diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan dan membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat Papua.

Hetifah juga mengungkapkan, setidaknya ada 37 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dari rencana 47 cabor. Lokasi pelaksanaan PON juga berkurang dari lima daerah menjadi empat daerah, yaitu Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Komisi X DPR RI berkepentingan mengetahui seberapa jauh persiapan Pemda setempat dalam menyukseskan PON ini. Tinggal isu keamanan yang masih terus dibicarakan antara pemerintah dengan DPR.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.