Banner sumsel

DPP PA 212 Laporkan Ketua BTP Mania ke Bareskrim

JAKARTA, koranindonesia.id – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persaudaraan Alumni (PA) 212 resmi melaporkan Ketua Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Mania, Immanuel Ebenezer, ke Bareskrim Mabes Polri, atas pernyataan Immanuel yang dianggap menghina Persaudaraan Alumni 212.

Pengurus DPP PA 212, Musa Marasabessy mengatakan, pernyataan yang dimaksud adalah ucapan Immanuel yang menyebut kelompok 212 sebagai wisatawan 212 penghamba uang. Menurutnya, pernyataan tersebut disampaikan, saat dia menjadi salah satu pembicara dalam acara talk show di stasiun televisi Inews, Rabu (30/1/2019) lalu.

Musa menambahkan, Immanuel telah melakukan fitnah pada PA 212. Menurutnya, perkataan Immanuel telah melanggar hukum. Untuk itu, hari ini Senin (4/2/2019), kami resmi melaporkan Immanuel ke Bareskrim utnuk ditindak lanjuti. “Saya sebagai alumni, datang bukan mencari uang, bahkan saya datang, saya korbankan uang disitu, karena kami cinta negara ini, dan kami cinta agama kami,” ungkapnya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, pada Senin (4/2/2019).

Dalam laporannya, Musa menyerahkan barang bukti berupa video yang merekam pernyataan Immanuel. Turut dilampirkan sejumlah berita dari media online, terkait pernyataan Immanuel. Musa mengungkapkan, pihaknya akan memberikan kepercayaan pada Kepolisian untuk dapat menuntaskan kasus ini. “Kami yakin dan percaya ini negara hukum, hukum harus dijunjung tinggi walaupun langit tertunduk. Untuk itu, kami percaya kepada polisi mampu menyelesaikan masalah ini dengan baik,” terangnya

Musa berharap, Immanuel dapat dijerat sesuai dengan hukum yang berlaku. Sebab jika tidak, kata Musa, hukuman neraka akan menanti Immanuel. Untuk diketahui, Immanuel menyebut kelompok 212 sebagai wisatawan penghamba uang dalam program iNews Pagi pada Rabu (30/1/2019) lalu. Pernyataan ini ia sampaikan, karena kelompok 212 dianggapnya tak solid menemani Ahmad Dhani menjalani kasusnya. Dalam perkataannya, menurut Musa, Immanuel bisa disangkakan terkena Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi Teknologi dan Elektronik (UU ITE).

(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.