Banner Pemprov 17 Agustus

Dorong Masyarakat Gunakan Hak Pilih, Mendagri Minta Humas ASN Aktif Sosialisasikan Pemilu 2019

JAKARTA,koranindonesia.id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta humas Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah aktif mensosialisasikan Pemilu 2019 guna menggugah masyarakat agar menggunakan hak pilihnya.

Mendagri juga berpesan kepada Humas ASN agar bisa menjadi juru bicara pemerintah pusat maupun daerah.

Kumolo menambahkan bahwa humas di daerah jangan hanya meliput berita kegiatan kepala daerah, tapi harus bisa jadi juru bicara, baik pemerintah pusat dan daerah siapa pun prisiden, siapa pun gubernurnya wajib untuk menyuarakan apa yang dikerjakan oleh pemerintah. Dikatakannya tugas humas lainnya menyosialisasikan agar warga memakai hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilpres 2019. Dia menegaskan ASN juga tak boleh berkampanye di medsos.

“Tugas humas menyampaikan hak suara, dijaga WNI untuk bisa hadir di TPS, di tingkat partisipasi, sangat penting mementingkan proses pilpres yang akan datang. Kita terus kampanye untuk menggerakkan masyarakat di daerah untuk mau datang ke TPS,” ungkapnya saat Rakornas Bidang Kehumasan dan Hukum se-Indonesia, di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/02/2019).

Dalam kesempatan ini, Tjahjo menuturkan dalam Rakornas bidang kehumasan dan hukum ini terdapat 514 humas dan 34 biro humas Indonesia di tingkat provinsi. Selain itu, Tjahjo juga berpesan pada biro hukum agar memberikan masukan untuk kepala daerah terkait APBD.

Ditambahkannya dengan biro hukum harus memberikan masukan yang detil baik diminta atau tidak diminta kepada pengguna anggaran khususnya yang terkait tentang perencanaan anggaran dan lingkungan hidup. Jadi siapapun wali kota, bupati, gubernur, harus diberikan masukan-masukan sebelum teken kontrak dengan DPRD menyangkut APBD.

“Untuk masalah anggaran yang harus kita lebih fokus dan tertib, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak dikemungkinkan,” terangnya.
Dalam acara ini, turut menghadiri adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, dan Menkominfo Rudiantara.

(erw)

 

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.