Dongkrak Penerimaan PAD, Pemkot Palembang Naikan NJOP

PALEMBANG, koranindonesia.Id-Pemerintah Kota Palembang akan memberlakukan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) baik tanah maupun bangunan dalam waktu dekat. Ini dilakukan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 yang diproyeksi selangit hingga Rp1,3 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Shinta Raharja mengatakan, keputusan tersebut telah ditandatangani oleh Walikota Palembang, Harnojoyo. Dalam waktu dekat BPPD akan memberlakukan kenaikan NJOP itu setiap zona di 18 kecamatan.

“Kenaikannnya tidak sama setiap zona, yang pastinya kawasan pusat kota nilainya lebih mahal. Seperti di Sudirman, di salah satu zona nilai NJOP-nya Rp5 juta – Rp6 juta, sekarang naiknya mencapai Rp15 juta,” katanya.

Penetapan NJOP 2019 ini, BPPD akan menetapkan objek pajak khusus utamanya bagi bangunan yang dijadikan tempat usaha. Seperti gedung tempat penyewaan pernikahan ataupun ballroom, hotel, mall, bank, SPBU. “Ini akan dibedakan, selama ini NJOP-nya sama. Sudah ditandatangani, minggu depan segera cetak massal surat pemberitahuannya (SPPT),” jelasnya.

Shinta mengatakan, sejak lama harga NJOP tidak pernah disesuaikan lagi. Sehingga saat ini penyesuaian NJOP itu dilakukan juga untuk mendorong tercapainya PAD tahun ini Rp1,314 triliun. Terjadi kenaikan Rp5,66 miliar dari tahun lalu dan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan di APBD-P nantinya meski harus melihat capaian Agustus mendatang.

“Dua opsi yang menjadi acuan pengoptimalan PAD, pemasangan tapping box dan penyesuaian NJOP baik bumi maupun bangunan. Sehingga optimis jika dua ini dilaksanakan, maka PAD tercapai,” katanya.

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan pemasangan tapping box di restoran, cafe dan hotel sebanyak 200 unit. Tahun ini akan ada 200 unit lagi tapping box yang akan dipasang. “Tahap awal ini kami memang 400 unit alat tapping box dulu, nanti kalau memang masih kurang akan kembali kami tambah,” jelasnya.

Menurut Shinta, dipasangnya tapping box akan mendongkrak PAD Kota Palembang yang tahun ini. Kenaikan target yang cukup fantastis tahun ini jika dibanding 2018 Rp748 miliar. Pihaknya optimis tahun ini target pajak dari 11 jenis pajak akan tercapai 100 persen.

“Tahun lalu tercapai 96,30 persen atau sekitar Rp720 miliar. Sebabnya banyak faktor seperti ekonomi yang sedang tidak terlalu mendukung juga berkurangnya beberapa titik reklame,” terangnya. (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.