Banner sumsel

Dodi Reza : Jadikan Penghargaan Sebagai Motivasi Kerja Bersama

JAKARTA, koranindonesia.id – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengharumkan nama daerahnya di level nasional, kali ini penghargaan kategori sangat baik role model unit penyelenggaraan pelayanan publik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Musi Banyuasin, berhasil diraih.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengundang seluruh Kepala daerah yang mendapatkan penghargaan termasuk Bupati Musi Banyuasin, H. Dodi Reza Alex Noerdin untuk menerima penghargaan secara langsung, yang diserahkan Menpan RB Syafruddin di Balai Kartini, Jakarta, hari ini, Selasa (27/11/2018).

Syafruddin yang juga mantan Wakapolri ini menyampaikan, bahwa unit penyelenggaraan pelayanan publik Kabupaten Muba masuk 10 terbaik se Indonesia kategori Kabupaten dari sebanyak 534 Kabupaten yang ada di Indonesia.

Ini merupakan hasil penilaian dari tim evaluasi layanan publik Kemenpan RB yang bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara RI yang telah melakukan penilaian langsung ke DPMPTSP Kabupaten Muba pada September 2018, lalu.

Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, sejak memimpin Kabupaten Muba, dirinya telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Muba dan pelaku usaha/investor, dengan memberikan pelayanan mudah cepat dan berbantuan dengan inovasi SAJI (Siap Antar Jemput Izin), sehingga seluruh pemberian perizinan dan non perizinan dapat diberikan secara cepat dan mudah untuk diperoleh, agar ada kepastian hukum dalam berusaha di Kabupaten Muba.

(FOTO/HUMAS PEMKAB)

“Kami akan terus memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada seluruh masyarakat Muba dan saya juga menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD Muba dengan diraihnya penghargaan hari ini, dapat menjadi motivasi  kita bersama dan kita harus kembangkan ke OPD lainnya yang memberikan layanan publik, agar terus bekerja dengan profesional memberikan pelayanan terbaik kepada warga,” ujar Bupati Muba H. Dodi Reza Alex.

Secara terpisah, Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Prof Dr Diah Natalisa MBA menjelaskan, bahwa telah ditetapkannya 34 Provinsi dan 208 Kabupaten/Kota sebagai lokus evaluasi. Adapun Unit Penyelenggara Pelayanan Publik yang dievaluasi, yaitu: Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi, yaitu DPMPTSP, RSUD Provinsi dan SAMSAT yang dipilih. Ditingkat Kabupaten/Kota, DPMPTSP, Disdukcapil, RSUD.

“Untuk tools evaluasi metoda Analytical Hierarchi Procedur (AHP)  yang ditetapkan dengan Permenpan-RB Nomor 17/ 2017, terdapat tiga instrumen formulir penilaian yaitu F01 yang diisi penyelenggara layanan, yang merupakan self assesment oleh yang bersangkutan , F02 yang diisi oleh evaluator yang melakukan penilaian dan F03 diisi oleh pengguna layanan,” paparnya.

Dilanjutkannya, penghargaan tersebut diberikan untuk menindaklanjuti amanah pasal 7 ayat (3) huruf c Undang-Undang Nomor 25/ 2009 tentang Pelayanan Publik, Kemenpan RB berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 17/ 2017 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik pada 2018, telah melakukan evaluasi kinerja unit penyelenggara pelayanan publik tertentu pada Pemerintah daerah terpilih.

“Dan saya mengharapkan kiranya kedepan, seluruh pemda di Indonesia untuk terus berlomba memberikan layanan publik yang prima, kepada seluruh pelanggan sesuai dengan tugas dan pengabdian kita Aparatur Sipil Negara, sebagai pelayan publik,” pungkasnya.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.