Banner sumsel

Dodi Reza Alex Dikabarkan Mundur dari SFC

PALEMBANG, koranindonesia.id – Kabar mengejutkan datang dari jajaran manajemen klub sepakbola kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel), Sriwijaya FC (SFC), Minggu (11/11/2018).

Saat kondisi tim tengah kritis dan terancam degradasi. Dodi Reza Alex Noerdin dikabarkan telah mengundurkan diri secara mendadak dari jabatannya sebagai Presiden klub.

Kepastian itu diperoleh dari rilis tertulis yang diterima wartawan dari media officer SFC. Dalam rilis itu, Dodi Reza Alex yang disebut sebagai mantan Presiden Klub SFC menyatakan siap mengucurkan bonus ke skuad Laskar Wong Kito, julukan SFC, jika berhasil memenangkan laga menghadapi Barito Putera di Palembang, Senin (12/11/2018) besok.

Selama ini, belum ada pengunduran diri secara resmi yang dilakukan Dodi Reza Alex, yang juga menjabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu, Dodi masih mengkritisi pembentukan Tim SAR dan Prestasi oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, dan meminta agar tim tersebut tidak offside dalam menjalankan tugasnya.

Dalam rilis tersebut, Dodi mengatakan, meski dirinya saat ini sudah tidak lagi menjabat di jajaran manajemen klub, tapi tetap memiliki kepedulian terhadap klub kebanggaan rakyat Sumsel itu.

“Sebenarnya saya sudah tidak lagi di Sriwijaya FC, sudah sejak beberapa bulan lalu. Semua sudah saya serahkan ke bapak Muddai Madang (Direktur Utama PT SOM). Tapi, sesuai janji saya, Sriwijaya FC ini akan tetap diperhatikan, maka saya keluarkan dana pribadi untuk bonus,” kata Dodi, Minggu (11/11/2018).

Dodi mengatakan, Sriwijaya FC akan melakoni beberapa laga hidup-mati untuk berjuang keluar dari zona degradasi musim ini. Dari lima laga yang tersisa, diharapkan Laskar Wong Kito dapat memetik kemenangan di laga home dan mencuri poin di kandang lawan.

“Laga melawan Barito Putera besok, sangat penting. Saya mengharapkan pemain fokus dan semangat, dan mengesampingkan dulu persoalan-persoalan nonteknis,” kata dia.

Dodi yang telah mengurus Sriwijaya FC sejak 2009 ini mengatakan, dirinya hingga kini masih menaruh perhatian terhadap Sriwijaya FC. Namun, lantaran jabatan sebagai Bupati Muba, membuat dirinya harus mengambil keputusan penting, meski hampir sembilan tahun bersama Laskar Wong Kito.

Menurutnya, keputusan itu merupakan keputusan terbaik untuk kemajuan Sriwijaya FC sebagai klub kebanggaan masyarakat Sumsel.

“Saat ini saya sudah istirahat, saya pun berharap ada pihak lain yang mau menggantikan, yang tentunya mau berkorban, bukan hanya finansial tapi juga waktu dan tenaga untuk Sriwijaya FC,” pungkas Dodi.

(frd/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.