Banner sumsel

Dituduh Bantu Mantan Bos Lippo Group Kabur ke Luar Negeri, Lucas Ditahan KPK

JAKARTA,koranindonesia.Id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Lucas, pengacara yang menjadi tersangka kasus menghalangi penyidikan perkara suap tersangka Eddy Sindoro.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah  membenarkan bahwa advokat Lucas resmi ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK Kavling K4. Diakui Febri sebelum menahan Lucas, KPK sebelumnya telah memeriksa tersangka selama 11 jam. Dalam pemeriksaan tersebut, Lucas mengaku tidak tahu menahu atas kasus yang menjeratnya tersebut.

“KPK harus menahan Lucas untuk memudahkan pemeriksaan berikutnya. KPK harus secepatnya mengusut kasus ini dan mengetahui dimana tersangka Eddy Sindoro berada di luar negeri,” ungkapnya.

Saat diperiksa Lucas membantah terlibat membantu tersangka Eddy Sindoro bos Lippo Group kabur ke luar negeri.

“Kami menghargai keterangan tersangka Lucas, jadi kami jadikan tahanan KPK selama 20 hari pertama agar kami bisa mendapat informasi tentang keberadaan Eddy Sindoro,” tegasnya.

Sementara Lucas saat ditanyai wartawan membantah terlibat membantu tersangka Eddy Sindoro kabur keluar negeri. Ia juga mengaku tidak ditunjukkan bukti oleh Kapan dirinya terlibat membantu Eddy Sindoro ke luar negeri.

“Saya tidak pernah membantu Eddy  kabur keluar negeri, terus terang saya tidak tahu dimana keberadaan Eddy Sindoro saat ini,” terangnya.

Dalam kasus Eddy Sindoro, advokat Lucas disangkakan melanggar Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubaj dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam kasus terkait pengajuan PK pada PN Jakpus itu, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Dua diantaranya telah divonis bersalah dan menjalani hukuman sesuai putusan Majelis Hakim masing-masing  panitera sekretaris PN Jakpus Edy Nasution dan perantara suap Dody Arianto Supeno. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.