Banner sumsel

Dituding Aktor Dibalik Praktik Politik Uang, Anggota DPRD Lahat Dikeroyok Puluhan Orang

LAHAT, koranindonesia.id – Anggota DPRD Kabupaten Lahat dari Partai Demokrat Fitrizal mengaku, telah menjadi korban aksi pengeroyokan yang dilakukan puluhan orang tidak dikenal, di kediaman kerabatnya, di Kelurahan Pasar Bawah, Lahat, pada Kamis (28/6/2018), kemarin.

Lebih lanjut Fitrizal mengakui, para pengeroyok itu sengaja mendatanginya, karena menuding dirinya merupakan aktor intelektual dibalik praktik money politic (politik uang) pada pelaksanaan Pilkada Lahat, 27 Juni 2018 lalu. Sehingga berhasil memenangkan salah satu psangan calon (paslon) pada Pilkada Lahat, versi quick count (hitung cepat).

Fitrizal menceritakan, meski sempat dikeroyok para pelaku, dirinya berhasil diselamatkan oleh beberapa personel anggota Polres Lahat. Merasa tidak terima dengan aksi main hakim sendiri itu, Fitrizal pun mengancam akan melaporkan apa yang dialaminya tersebut ke Polres Lahat.

“Benar (ada pengeroyokan) laporan sudah masuk, pelapor sedang kami mintai keterangan. Begitu juga terlapor sedang kami periksa. Kita sedang mendalami apakah ada kaitanya dengan pilkada atau tidak,” kata Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi, saat dikonfirmasi, Jumat (29/6/2018).

Video singkat pengeroyokan Fitrizal itu pun telah beredar di masyarakat melalui aplikasi media sosial. Dalam video itu tampak Fitrizal sempat roboh akibat dikeroyok. Beberapa orang pelaku sempat berteriak hendak membawa Fitrizal ke Panwaslu Lahat. Meski kemudian, Fitrizal berhasil diamankan sejumlah anggota Satreskim Polres Lahat.

“Saya sedang mengunjungi orang tua. Tiba-tiba ada massa sekitar 50 orang langsung mengeroyok saya.  Tidak tahu apa motifnya.  Akibat kejadian tersebut, saya menderita luka lebam di wajah tangan, dan badan,” ungkap Fitrizal.

Terkit tudingan, dirinya merupakan aktor dibalik praktik politik uang yang diungkapkan pendukung sejumlah pasangan calon pada Pilkada Lahat, bahkan telah tertangkap tangan (OTT), Fitrizal membantahnya.

OTT itu menurutnya, tidak benar sama sekali.  Atas kejadian tersebut,  dirinya berharap pihak kepolisian dapat bergerak cepat mengusut dan menangkap terduga pelaku pengeroyokan.

“Motifnya tidak tahu kenapa mereka mengeroyok saya. Saya bersyukur saat kejadian ada anggota polisi sehingga saya berhasil diamankan.  Pastinya ini tindakan pidana.  Apalagi saya juga sampai diteriaki maling,” sesalnya.

Sementara itu, salah satu calon Bupati Lahat Cik Ujang menyesalkan kejadian tersebut.  Diakui Cik Ujang,  Fitrizal merupakan salah satu tim pemenangan pasangan calon bupati-wakil bupati Cik Ujang-Haryanto (CAHAYA) pada Pilkada Lahat.

Kendati demikian, dirinya berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi. Cik Ujang juga mengajak semua elemen masyarakat Kabupaten Lahat dan tim pendukungnya untuk menjaga diri. Dikatakan Cik Ujang,  Lahat yang kondusif dan pilkada yang sudah berjalan baik jangan dicemari oleh tindakan yang merugikan dan merusak keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Mari kita bersama bangun Lahat dan bagi kami kemenangan ini adalah kemenangan bersama. Banyak intimidasi kepada tim kami,  bahkan ada yang harus lari dari rumah akibat takut.  Ada yang diculik.  Kami berharap aparat penegak hukum bergerak cepat, sehingga tim kami dan masyarakat merasa nyaman dan aman. Adanya isu politik uang itu tidak benar, yang kami jual ke masyarakat itu adalah program,” tandasnya. (nur)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.