Ditangkap Simpan Senpira, Yanto Ngaku untuk Jaga Kebun

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Tim Anti Bandit (Tekab) 134 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang meringkus Candra Mustopo alias Yanto (38) atas kasus kepemilikan senjata api rakitan (senpira)

Warga Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Palembang ini disergap petugas tanpa perlawanan berarti dari dalam rumahnya pada Jumat (15/11) malam.

Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan barang bukti satu pucuk pistol rakitan warna silver dan gagang warna hitam serta satu butir amunisi kaliber 9 milimeter yang di dalam lemari pakaian rumah tersangka.

“Penangkapan dilakukan setelah kita mendapat informasi tentang kepemilikan senjata api oleh pelaku dan sehingga langsung dilakukan penyergapan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin Prakasa, Minggu (17/11/2019).

Atas perbuatan tersebut, Tohirin menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, terkait asal senjata dan dugaan keterlibatan pelaku dalam aksi kejahatan,” tambahnya.

Sementara itu tersangka Candra mengaku bahwa pistol tersebut ia beli dari seorang bernama Dodi sejak satu tahun lalu.

“Tidak pernah dipakai untuk kejahatan, selama ini hanya buat jaga kebun karet punya mertua di Sungai Rengit (Kabupaten Banyuasin),” kilahnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.