Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Ditahan dan Tersangka, Muhammad Farid Kini Juga Dipecat Sebagai CEO Restock.id

 

JAKARTA, koranindonesia. Id – Usai kasusnya viral Muhammad Farid Andika, kini terancam dipecat sebagai CEO. Polda Metro Jaya pun sudah menetapkan status tersangka.
Farid ditetapkan sebagai tersangka karena ulahnya yang arogan saat menabrak pengendara motor di Duren Sawit Jakarta Timur, kemarin. Ia pun mengeluarkan senjata saat warga menghadangnya.

Merespons kasus yang menimpa Farid, pihak Restock pun buka suara. Chief of Sales Restock.id, Rega Sardjono menyampaikan untuk sementara CEO Restock.id dijabat oleh Tiar Nabilla Karbala yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris perusahaan, menggantikan Muhammad Farid Andika yang baru saja mengundurkan diri.

“Untuk sementara kami telah menunjuk Tiar Nabilla Karbala sebagai CEO Restock.id. Insyallah minggu depan kita akan bantu startup yang fenomenal dengan nilai investasi yang cukup besar dari yang sebelum-sebelumnya. Kami mengajak masyarakat untuk objektif dan tenang dalam menanggapi isu yang ada,” kata Rega dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/4).

Menurut Rega, dalam melakukan transformasi dan akselerasi, Restock.id mempersiapkan beberapa strategi untuk membantu lebih banyak dan lebih besar lagi pembiayaan ke UMKM.

“Kita memang mempersiapkan Restock.id untuk ke tahap selanjutnya dengan memberikan lebih besar lagi pembiayaan ke calon UMKM yg mau bekerjasama dengan kami. Kami terus berkontribusi untuk perekonomian dan mengambil peran untuk mendorong pengembangan UMKM di Indonesia. Sesuai visi besar kami, Restock.id hadir untuk pelaku usaha yang membutuhkan support pembiayaan yang mendukungnya,” kata Rega.

Dia menambahkan Restock.id membangun ekosistem antara pemberi pembiayaan, penerima pembiayaan dan para mitra yaitu para penyedia teknologi dan pusat pergudangan di seluruh Indonesia.

“Kami punya tagline tumbuh bersama. Grow Together. Nilai pembiayaan yang telah kami salurkan mencapai Rp 247,38 miliar sedangkan sepanjang tahun ini saja nilainya mencapai Rp 96,99 miliar. Meski di tengah pandemi kita terus berkontribusi untuk UMKM di Indonesia,” tutur Rega. (Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.