Diserbu Pimpinan MPR RI, Prabowo pun Setuju Amandemen Terbatas UUD

JAKARTA, koranindonesia.id – Ketua Umum Prabowo Subianto menyetujui amendemen terbatas UUD NRI Tahun 1945 dan proses teknisnya diserahkan kepada MPR periode 2019—2024.”Prabowo setuju dengan amendemen terbatas UUD NRI Tahun 1945,” kata Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid
usai pertemuan antara Pimpinan MPR RI dan Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Jumat (11/10/2019) malam.
Dia menjelaskan beberapa poin yang menjadi fokus Prabowo terkait dengan amendemen terbatas UUD NRI Tahun 1945. Poin-poin itu seperti soal integritas bangsa Indonesia setelah munculnya kasus di Papua.Kedua, lanjut dia, soal pertumbuhan ekonomi, Prabowo menyampaikan ada cara untuk membuat pertumbuhan ekonomi hingga double digit.”Terkait dengan caranya, nanti kami bertemu kembali. Namun, beliau memberikan contoh, salah satunya penguatan di sektor pemanfaatan tanah dan lahan pertanian,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, kata Jazilul, tidak disinggung terkait dengan pandangan Prabowo apakah ingin kembali kepada UUD 1945 yang asli atau tidak.
Menurut dia, Prabowo hanya menyampaikan setuju adanya amendemen untuk perbaikan bangsa ke depan.”Tadi secara perinci soal pasal-pasal belum dibahas.
Namun, beliau sampaikan nanti kajiannya bersama-sama. Intinya buka pintu dahulu, soal terbatas atau tidak, saya menangkap beliau setuju dengan amendemen terbatas,” katanya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.