Disbudpar OKU, Kawasan Desa Padang Bindu Layak Jadi Cagar Budaya Nasional

BATURAJA, koranindonesia.Id – Kawasan Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, diusulkan sebagai cagar budaya nasional. Saat ini Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar), Kab OKU  sedang berupaya melakukan langkah-langkah  selanjutnya agar  keinginan itu bisa terealisasi.

Hal itu disampaikan Kepala Disbudpar OKU, Paisol Ibrahim Jumat (26/10/2018). Ia menjelaskan, kawasan Desa Padang Bindu, sudah tepat untuk dijadikan kawasan cagar budaya. Sebab di sana selain ada gua harimau yang temukan 82 kerangka manusia purba 35.000-40.000 tahun lalu, yang meninggalkan peradaban, juga masih ada objek wisata lain yang tidak kalah menarik.Misalnya Goa Putri, yang memiliki legend rakyat Serunting Sakti atau Si Pahit Lidah dab Putri Dayang Merindu.

“Selain itu juga masih ada Goa Silabe dan lainnya. Maka itu kami menilai sudah layak menjadi kawasan Cagar Budaya Nasional,” jelas Paisol.

Rencananya pada awal November 2018 ini akan di bawah ke Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Jakarta. TACB ini diketuai oleh Prof Truman.

“Mudah-mudahan pada Januari 2019 mendatang sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional. Jika sudah ditetapkan maka kawasan yang terletak di kawasan Desa Padang Bindu ini  akan setara dengan Candi Borobudur dan Sangeran,” katanya.

Banyak keuntungan jika sudah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya nasioal kata Paisol. Satu diantaranya, selain promosi objek wisata oleh ditingkat nasional, pengelolaan untuk pengembangan, pendanaannya dikucurkan dari pusat.

“Kalau Goa Harimau sudah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Tinggal kawasannya saja yang belum,” ungkapnya.(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.