Banner sumsel

Dinkes dan BPOM Temukan Makanan Tidak Layak Edar di Baturaja

BATURAJA,koranindonesia.Id -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama  BPOM Palembang  menyita  ratusan dus produk makanan yang diduga tidak layak edar dari CV Panen Mas distributor wilayah setempat.

“Hasil razia hari ini kami menyita ratusan dus produk makanan berbagai merk yang disita dari CV Panen Mas di Kecamatan Baturaja Timur,” kata Kepala Dinkes OKU, Husni Tamrin melalui Kabid Kefarmasian, kemarin.

Dia menjelaskan, produk makanan ini disita karena pihak CV Panen Mas tidak memperpanjang surat izin edarnya sehingga barang bukti yang diamankan pihaknya tersebut dilarang beredar ke masyarakat.

“Izin edar produk makanan kemasan ini seharusnya diperpanjang setiap lima tahun sekali. Namun hal tersebut tidak dilakukan sehingga terpaksa kami sita,” jelasnya.

Jenis makan yang diamankan oleh pihaknya bersama tim dari BPOM Palembang tersebut antara lain Nitchi Rice Asst Sprinkile sebanyak 358 dus dan Nitchi Rice Cho Sprinkile berjumlah 101 dus. “Jumlah barang bukti yang kami sita yaitu sebanyak 459 dus produk makanan kemasan berbagai jenis,” tegasnya.

Barang bukti tersebut kata dia, diamankan pihaknya untuk dimusnahkan karena tidak memiliki payung hukum untuk diedarkan di wilayah setempat.

Dengan adanya pemusnahan barang ini, lanjut dia, akan menjadi pelajaran bagi perusahaan lainnya karena setiap produk yang dijual harus memiliki izin edar sebelum dijual ke masyarakat. “Kami akan melakukan tindakan tegas bagi setiap perusahan makanan yang tidak memperpanjang izin edarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Edi Supratman selaku pemilik Perusahaan CV Panen secara terpisah mengaku mengalami kerugian sekitar Rp26 juta akibat ratusan dus makanan yang disita petugas tersebut karena tidak memiliki izin edar. (tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.