Dinilai Sehat, PDAM Tirta Musi Dampingi PDAM Lahat

PALEMBANG, koranindonesia.id – Dinilai memiliki manajemen yang baik dan membuat kondisi perusahaan tetap sehat, PDAM Tirta Musi berkomitmen memberikan pendampingan kepada PDAM Lahat. Hal tersebut diutarakan saat kunjungan Bupati Lahat untuk koordinasi kinerja pelayanan air minum Kota Palembang, Jumat (8/2/2019).

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, PDAM Tirta Musi sempat defisit pada 2004 lalu. Namun dengan komitmen yang baik dari jajaran, PDAM bangkit dan bahkan selama beberapa tahun terakhir, sudah bisa memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Dalam dua tahun terakhir ini PDAM Tirta Musi sudah berkontribusi terhadap PAD Rp55 miliar,” ujarnya.

Untuk tetap survive, menurutnya perusahaan mesti memanajemen dengan baik karyawannya. Ia tidak memganjurkan terlalu banyak karyawan, namun bagimana meningkatkan kualitasnya. Berdasarkan rasionya 1.000 pelanggan dilayani enam karyawan. “Pelanggan PDAM kita saat ini ada 280.000 dan 600 karyawan PDAM. Bahkan karyawannya saat ini dalam satu bulan, bisa mendapatkan dua kali gajian, ini bisa jadi motivasi,” jelasnya.

Meski terbilang sehat, Harnojoyo tidak menampik jika saat ini ada 40.000 daftar tunggu pelanggan baru dan Palembang defisit 500 liter per detik, utamanya kawasan pinggiran. Saat ini sedang dilakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Karanganyar, berkapasitas 200 liter per detik dan di Poligon berkapasitas 1.500 liter per detik. “Sejak delapan tahun terakhir, kita tidak melakukan kenaikan tarif, saat ini tarif air PDAM Tirta Musi masih rendah dibandingkan dengan kompetitor,” paparnya.

Bupati Lahat Cik Ujang mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkot Palembang, terkait berapa lamanya pendampingan akan dilakukan. Diharapkan dengan pendampingan ini, kinerja PDAM Lahat menjadi lebih baik lagi, dan kondisi perusahaan menjadi sehat. Sebab, selain Kabupaten Lahat ada juga OKU Selatan dan Kota Jambi yang belajar dengan Palembang.

“Ya kondisi PDAM Lahat saat ini memang sakit, banyak sebabnya baik dari pengolahan air juga manajemen lainnya. PDAM Palembang sudah bisa kontribusi Rp55 miliar, sementara Lahat masih disubsidi,” terangnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.