Banner sumsel

Dinas Perpustakaan Sumsel Minim Pustakawan Pelayan Penyandang Disabilitas

PALEMBANG, koranindonesia.id – Penyandang disabilitas, khususnya tuna netra dan anak berkebutuhan khusus di Sumatra Selatan (Sumsel) saat ini, tak perlu susah lagi mencari sumber referensi untuk bahan bacaan mereka.

Saat ini Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel menyediakan buku-buku, bagi anak-anak penyandang disabilitas ini.

Meski demikian, masih kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) atau Pustakawan dalam pelayanan terhadap anak-anak penyandang disabilitas ini, menjadi suatu kendala tersendiri yang sering dialami oleh setiap perpustakaan daerah salah satunya Perpustakaan Sumsel.

Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel Mislena mengatakan, menyikapi hal itu, pihaknya saat ini telah melakukan pelatihan bagi para Pustakawan, guna memaksimalkan pelayanan terhadap anak-anak penyandang disabilitas yang berkunjung ke Perpusatakaan Daerah (Pusda) Provinsi Sumsel.

“Pustakawan kita, sebenarnya sedang kita latih untuk bisa juga melayani tuna netra, dan anak berkebutuhan khusus,” ungkapnya, Rabu (28/11/2018).

Terkait buku khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus tersebut ditambahkan dia, pihaknya masih belum dapat menyebutkan jumlah buku tersebut, namun dari semua buku yang jumlahnya kurang lebih mencapai 2.600 judul buku ada di Pusda Sumsel.

“Kalau buku untuk penyandang tuna netra sih ada bukunya, tapi tidak banyak. Yah saya berharap juga mereka bisa memanfaatkan buku-buku yang ada,” tutupnya.

(den)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.