Diklaim 200% Lebih Hemat dari Elpiji 12 Kg, Jargas Siap Digunakan 4.315 Pelanggan

PALEMBANG, koranindonesia.id – Pembangunan Jaringan Gas (Jargas) sebanyak 4.315 Sambungan Rumah (SR) secara gratis selesai dibangun. Jargas dinilai lebih hemat 200% dibandingkan gas non subsidi 12 Kg, dan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Seberang Ulu yang menerima bantuan ini.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso, ST, MAB, Kamis (21/2/2019). Jargas ini berbeda dari gas elpiji karena jargas ini merupakan jenis metan. Memiliki tekanan sangat rendah bisa sampai 0,2 bar.

“Sambungan pipa sudah sampai ke rumah-rumah warga dan sudah bisa digunakan. Kita lihat dalam dua minggu ini jika masih ada kendala,” katanya.

Menurut Alimuddin, penggunaan jargas yang dibangun pihaknya ini, mampu menghemat hingga 200% dibandingkan penggunaan gas elpiji 12 Kg. Pihaknya memberikan bantuan hanya sampai ke konversi. Pihaknya berharap tahun ini ada bantuan kompor gas untuk diberikan kepada masyarakat.

“Kalau setiap bulan digunakan hematnya bisa sampai 200%. Penyambungan ke rumah warga dilakukan secara gratis,” paparnya pula.

Sementara itu, Kabag Pembangunan Setda Kota Palembang, Zuryati menyebutkan, bantuan jargas gratis ini tersebar di empat kelurahan. Diantaranya Seberang Ulu I titiknya di 5 Ulu lorong Tanjung sekitar 535 Sambungan Rumah (SR) dan Lorong Mufakat sebanyak 509 SR.

Kemudian Seberang Ulu II di 16 Ulu depan kantor Lurah 16 ulu sebanyak 1.108 SR, Plaju di kelurahan Plaju Ulu 1.156 SR dan Jakabaring tepatnya di Tuan Kentang ada 107 SR, total pembangunan jargas 2018 sebanyak 4.315 SR.

“Jargas gratis diperuntukkan masyarakat menengah ke bawah, tanpa dipungut biaya pemasangan. Untuk per bulannya warga dikenakan pembayaran,” katanya.

Zuryati menambahkan, tahun ini pengembangan jargas meningkat sebanyak 6.124 yang akan dikembangkam di Kecamatan Sematang Borang, Sako, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II dan Jakabaring. Target sampai 2023 sebanyak 500.000 SR.

“Mudah-mudahan terwujud, harapan kita agar masyarakat lebih hemat dan aman menggunakan bahan bakar gas dan hemat sampai 40 kali lipat. Untuk tahun ini Insya Allah Mei paling lambat Juni pengerjaan fisik, karena sekarang masih tahap persiapan perencanaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT SP2J, mengatakan, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Anthony Rais, mendukung program tersebut. Pihaknya siap membantu untuk pengelolaannya.

“Kalau sudah selesai masa pemeliharaan baru diserahkan ke pemkot melalui SP2J sebagai perusahaan daerah. Tahun ini kita mengusulkan bantuan mendapatkan kompor,” kata dia.
(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.