Dikenali Korban, Sirun Nekat Habisi dan Perkosa Mahasiswi di Kebun

PALEMBANG, koranindonesia.id – Akal bulus merampok menggunakan sebo (penutup wajah) yang dilakukan Upuzan alias Sirun (34) warga Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim tidak berjalan mulus.

Aksinya diketahui korban, Fatmi Rohanayanti (20) warga Dusun VI Menanti, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim, Sumatra Selatan (Sumsel) yang berhasil membuka penutup wajahnya, ketika berada di kebun milik Feri, di Desa Menanti, Kecamatan Kelekar, Muaraenim pada Kamis (31/1) pukul 15.00 WIB, lalu.

Hal inilah yang akhirnya membuat tersangka nekat menghabisi dan memperkosa korban yang diketahui, merupakan mahasiswi sebuah universitas di Kota Palembang, yang tengah pulang ke kampungnya, untuk menghabiskan masa libur kuliah, dan baru saja pulang dari mengantar ibunya ke kebun menggunakan sepeda motor, sesaat sebelum dirampok tersangka.

“Motifnya, pelaku merampok korban menggunakan sebo. Karena korban terus melakukan perlawanan dan behasil mengenali wajah tersangka, akhirnya korban diseret ke semak belukar. Disana, pelaku menjerat leher korban menggunakan baju yang dipakai korban, hingga korban meninggal dunia. Tak berhenti disitu, karena tergiur kemolekan tubuh dan usia muda korban, tersangka pun menyetubuhi korban,” ungkap Kapolda Sumatra Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara didampingi Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono saat gelar press release di Mapolda Sumsel, Sabtu (2/2/2019).

Dengan barang bukti berupa sandal jepit warna hijau, baju, celana training dan bra milik korban yang dipakai saat kejadian, cukup menyeret tersangka ke bui sel tahanan Polsek Gelumbang. “Kini kita masih terus menggali keterangan tersangka,” tambah jenderal bintang dua ini.

Terungkapnya kejadian ini setelah anggota berhasil menangkap tersangka. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Hari itu juga, petugas langsung melakukan pengembangan dengan mencari keberadaan sepeda motor korban Honda Beat nopol BG 3745 KAE.

“Saat pengembangan, tersangka mencoba melawan. Sehingga terpaksa kita lumpuhkan dengan butiran timah panas. Kini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Gelumbang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Fatmi Rohanayanti (20) warga Dusun VI, Menanti, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim ditemukan tewas mengenaskan, pada Kamis (31/1) pukul 15.00 WIB. Dengan kondisi tanpa busana, leher terjerat dan kedua tangan terikat sempat menggegerkan warga sekitar. Ditambah lagi, sepeda motor Honda Beat nopol BG 3745 KAE yang biasa digunakan korban raib.
(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.