Banner Pemprov Agustus

Dikabarkan Meninggal Dunia, Ustadz Yusuf Mansyur Beri Klarifikasi

JAKARTA, koranindonesia.id – Ustaz Yusuf Mansur diberitakan meninggal dunia di media sosial. Tak butuh waktu lama, Ustaz Yusuf pun langsung memberi klarifikasi terkait kabar tersebut lewat Instagram pribadinya.

Ia mengunggah bukti percakapan dengan salah satu wartawan yang membagikan kabar bahwa dirinya meninggal dunia.

“Hehehe, ya hoax. Kan ini saya jawab,” jawab Ustaz Yusuf Mansur menjawab pertanyaan dari seorang yang mengaku dari wartawan TV swasta.

“Hehehe. Panjang umur. Aamiin. Semua juga panjang umur… al Faatihah…” tulis Ustaz Yusuf Mansur dalam keterangan unggahannya, dikutip Rabu (26/8/2020).

Selain itu, ustaz Yusuf juga membagikan video klarifikasi terkait kabar bohong tersebut.
“Alhamdulllah masih hidup,” kata Yusuf Mansur dalm video berdurasi 1 menit 41 detik.

“Teman ane ngebel dari BI. Dari Bank Indonesia, Ane gak angkat kan. Lagi diinfus kan. Terus dia WA. Dia bilang ‘Satu BI heboh ada kabar Antum wafat’,” kata Yusuf Mansur mengungkap isi informasi yang dibagikan temannya.

“Ye, masih hidup nih, masih ngomong. Doain de ye, panjang umur,” kata Yusuf Mansur yang langsung diaminkan oleh rekannya yang datang berkunjung.

Yusuf Mansur menjelaskan jika ia tidak ingin keburu wafat. Pasalny, ia masih ingin melihat anak muda Indonesia menjadi pemimpin global dan timnasnya menjadi juara dunia.
“Piala Dunia nya Bola ya Allah, piala dunia Bulutangkis kan udah,” katanya.

Yusuf Mansur lantas mengungkapkan keinginannya agar Piala Dunia diselenggarakan di Indonesia. Sambil bercanda, ia berharap kick off (tendangan pertama) dilakukan olehnya sendiri.

Kabar wafat ustaz Mansur pertama kali diunggah oleh sebuah akun Facebook.
“Yusuf, semoga husnul hotimah,” tulis akun itu sambil menautkan link berita dengan judul ‘Innalillahi, kabar duka dari ustaz Yusuf, semoga Husnul Hotima’,” demikian informasi yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut.

Sekedar informasi, Ustaz Yusuf Mansur pernah melakukan operasi kecil karena dokter menyebut ada penyumbatan pembulu darah di antara leher dan kepala pada 2014.

Akibatnya, ia kerap merasakan pusing-pusing yang ditahannya selama enam tahun ini. Ustaz Yusuf pun dibawa lagi ke rumah sakit dan hanya melakukan pengecekan rutin saja.

“2020 baru puncak-puncaknya itu. Beberapa minggu yang lalu mulai lagi nih sakit kepalanya hampir tiap hari. Sempat kita bawa ke pengobatan alternatif, tapi akhirnya dibawa lagi ke RS dan check up biasa doang. Bukan dirawat ya,” ungkap anaknya, Wirdha Tangerang, Minggu (23/8).

Dengan begitu, kabar wafat ustaz Mansur yang pertama kali diunggah di Facebook adalah hoaks ya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.