Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Dijanjikan Proyek, Uang Ratusan Juta Melayang

PALEMBANG, koranindonesia.id – Mus Mulyadi (45) warga Jalan Kebun Bunga, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang ini harus kehilangan uang tunai Rp150 juta.

Dia diduga telah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh rekan bisnisnya berinisial IS dengan modus proyek pengadaan pembuatan lampu jalan.

Atas kejadian tersebut, Mus mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan IS ke aparat kepolisian.

Kepada petugas kepolisian, Mus Mulyadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 26 April 2021 yang lalu.

Dimana saat itu dirinya bersama seorang rekan bisnisnya yang lain yakni Haji Armadi, mentransfer uang sebesar Rp 150 juta untuk membayar profesi supervisi.

Dan sesuai isi kontrak perjanjian kerjasama bahwa korban akan mendapatkan proyek pengadaan pembuatan lampu jalan, namun sampai dengan waktu yang ditentukan.

Ternyata proyek pekerjaan yang dijanjikan pelaku tidak terealisasi bahkan saat korban melakukan pengecekan ternyata proyek tersebut tidak ada alias fiktif.

“Terkait dengan permasalahan ini kami selaku pihak yg dirugikan secara materil dan immateril berharap kepada pihak kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini yang bertugas di wilayah Polresta Palembang agar dapat memberikan rasa keadilan kepada kami selaku warga negara Indonesia,” ujar Mus Mulyadi kepada wartawan, Selasa (17/8/2021).

Ditambahkan Mus Mulyadi, kalau dirinya percaya bahwa panglima tertinggi di Indonesia adalah hukum yang berdasarkan UUD dasar 1945.
“an kami selalu percaya kepada pihak kepolisian akan mengedepankan kepentingan rakyat diatas kepentingan institusi atau kepentingan pribadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira, melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban.

“Laporan korban tercatat dalam LPB/1312/VII/2021/SPKT POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMATERA SELATAN, dan saat ini sedang kita proses serta kita tidaklanjuti,” pungkasnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.