Banner sumsel

Diduga Terlibat Pencabulan Pelajar, SS Diserahkan ke Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id – SS (60) warga yang tinggal di Jalan Sido Ing, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang, terpaksa diamankan warga sekitar, karena diduga ikut serta dalam melakukan aksi pencabulan terhadap korbannya seorang pelajar SF (15), yang sempat menghilang beberapa hari yang lalu, dan dilaporkan oleh orangtuanya IK ke Polresta Palembang, Selasa (9/10/) lalu.

Warga yang geram dengan aksi SS, nyaris main hakim sendiri sebelum menggelandang SS ke Polsek IB II Palembang, untuk kemudian diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang untuk dimintai keterangan, Rabu (17/10/2018) malam.

Ketika diperiksa petugas unit PPA Polresta Palembang, SS membantah tuduhan yang dilayangkan korban SF kepada dirinya, yang mengatakan SS telah turut serta melakukan aksi penyekapan dan cabul terhadap korban, bersama dengan rekannya AN (50).

“Sumpah pak, saya kenal memang dengan korban. Namun saya tidak melakukan hal tersebut. Apalagi kenal dengan AN, yang disebut sebut korban pelaku yang sudah menyekapnya,” katanya dengan wajah yang tertunduk malu.

Sedangkan SF saat ditemui di Mapolresta Palembang mengaku, jika SS turut serta melakukan aksi cabul terhadap dirinya. “Dia (SS) ada juga waktu itu, dan dia itu berteman dengan AN,” katanya saat ditemani orangtuanya di Mapolresta Palembang, Rabu (17/10/2018).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan, adanya serahan pelaku diduga melakukan aksi pencabulan. “Masih dalam pemeriksaan petugas, dan kita masih mengumpulkan data-data dilapangan, serta memeriksa saksi-saksi yang ada, untuk mencari kebenarannya. Apabila memang tak terbukti,  Tentunya pelaku akan mendapatkan hak-haknya,” singkatnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Diberitakan sebelumnya,  SF (15) warga yang tinggal di Kecamatan IB II Palembang sempat menghilang pada Minggu (7/10) lalu, dan dilaporkan hilang oleh orangtunya pada Selasa (9/10) ke Mapolresta Palembang.

Pada Jum’at (12/10) SF pulang dengan sendirinya, namun korban mengaku kalau ia telah disekap dan dicabuli oleh AN di kamar kos-kosan yang berada di kawasan Soekarno-Hatta.

(anl)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.