Diduga Selewengkan Uang Rakyat, Kades Majatra ‘Tebuang’

BANYUASIN,koranindonesia.id – Akhirnya JW, Kades Majatra Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dijebloskan kedalam tahanan Kejari Banyuasin, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan uang masyarakat yang diperuntukan pembelian lampu jalan desa.

“Berkas kasus ini  sempat beberapa kali dinyatakan tidak lengkap karena kekurangan saksi dan tim ahli,” ujar Kasi Pidum AKA Kurniawan  SH diruang kerjanya. Menurutnya saat ini tersangka dititipkan di Lapas Kelas III Banyuasin.

” Pasal yang dikenakan terhadap tersangka JW yakni 372 dan 378 dengan ancaman 4 tahun penjara, kasus ini sempat beberapa kali kami kembalikan ke penyidik, Karena masih ada beberapa petunjuk alat bukti dan tim ahli kelistrikan yang mengerti betul tentang kelistrikan untuk menguatkan,” jelas Aka.

Dijelakannya, jumlah uang yang terkumpul hasil dari musyawarah masyarakat Rp 80.2000.000 yang seharusnya dibelanjakan keperluan beli lampu jalan dengan merk tertentu, namun praktek di lapangan JW membelikan lampu dengan nama lain seharga Rp 4.800.000, “Artinya ada sekitar  Rp 77 juta uang masyarakat yang digunakan JW untuk keperluan pribadi,”tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Camat Pulau Rimau Sumito saat diminta komentarnya via WhatsApp, Rabu (14/3) membenarkan ada penahanan kadesnya sejak Selasa kemarin oleh Kajari Banyuasin dan perkaranya itu kata Sekcam, sebenarnya sudah lama dan proyek itu tidak pernah lewat kecamatan.

Kasus itu mencuat awalnya dari pendukung kades itu sendiri, dalam perjalanan waktu saling ingkar, saling ngadu dan saling mengetahui masing-masing rahasia mereka masing-masing.

Selaku atasannya kata Sumito, pihaknya sudah melakukan mediasi dan mencari solusi yang terbaik, namun buktinya persoalannya terus bergulir dan akhirnya terjadi penahanan itu.

Disinggung mengapa dalam proses perkaranya Kades Majatra Jw sampai ditetapkan sebagai tersangka tidak didampingi kuasa hukum, JW justru diam seribu kata dan Sekcam juga enggan berkomentar.

Reporter : waluyo
Editor   : elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.