Banner sumsel

Diduga Dilatari Politik, Ketua RT Ditusuk dari Belakang

PALEMBANG, koranindonesia.id – Tak terima suaminya ditusuk dengan senjata tajam oleh dua tersangka yang merupakan anak dan bapak, Kurnia Sari (28) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Kencana III, RT 15/ 03, Kelurahan 5 Ulu, melaporkan YN dan anaknya, Warga Jalan HM Ryacudu, Lorong Garuda I, Kelurahan 7 Ulu, ke Mapolresta Palembang, Senin (29/10/2018) siang.

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, isteri korban mengatakan kondisi suaminya masih dalam perawatan di RSMH Palembang saat ini, pascaditusuk di bagian belikat kiri dan tangan kiri, ketika bertemu di dalam Lorong Garuda I, Kelurahan 7 Ulu, pada Minggu (28/10) pukul 20.30 WIB.

Akibatnya, korban Ardiansyah, yang menjabat sebagai Ketua RT 38/ 10, Jalan HM Ryacudu, Lorong Garuda I, Kelurahan 7 Ulu, Palembang ini, harus menjalani perawatan di RSMH Palembang, karena luka yang dideritanya cukup serius.

“Menurut suami saya, saat kejadian ia (korban) baru saja pulang dari acara yasinan di kawasan 9-10 Ulu. Lalu, pelaku dan anaknya, yang memang sedang menunggu kedatangan suami saya, langsung menghampiri. Terjadi pertengkaran mulut, namun suami saya akhirnya ditikam dari belakang oleh bapak dan anak itu,” jelasnya.

Disinggung mengenai penyebab keributan, Kurnia menjelaskan diduga berlatar belakang politik.

“Saya tidak tahu persis apa yang jadi masalahnya, sehingga mereka saling sinis. Tapi yang saya tahu, masalah politik atau partai,” tutupnya.

Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban, dalam proses tindak lanjut.

“Perkaranya masih kita lengkapi,” singkatnya.

(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.