Banner sumsel

Didera Cedera Saat Jamu PSM, Ini Alasan RD Tetap Turunkan Beto

PALEMBANG, koranindonesia.id – Cedera hamstring yang mendera striker andalan Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC (SFC) saat menghadapi tim tamu PSM Makassar Sabtu (28/4/2018) lalu sebenarnya memaksa Alberto “Beto” Gonzalves harus diparkir.

Meski demikian, Pelatih SFC Rahmad Darmawan tampaknya berpikiran lain. Alhasil, pada laga saat kontra PSM Makassar yang berbuah skor kacamata 0-0 itu, Beto tetap diturunkan coach RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, dari bangku cadangan.

Nah, menanggapi kondisi itu RD mengakui, keputusan untuk tetap menurunkan Beto di pertengahan babak kedua laga kemarin dilakukannya karena merasa terpaksa. Diakuinya salah satu penyebab paling mendasar dirinya memutuskan untuk tetap memaksa memainkan Beto adalah karena Laskar Wong Kito tidak bisa mencetak satu angka pun saat menghadapi PSM Makassar.

“Saya sudah koordinasi dengan dokter tim sebelum memutuskan untuk menurunkan Beto. Sebab, dia benar-benar kita butuhkan. Keadaannya memang mendesak saat itu, jadi terpaksa Beto tetap  saya turunkan,” papar RD, Minggu (29/4/2018).

Sebenarnya, kehadiran Patrich Wanggai dilini depan diharapkan bisa menggantikan posisi Beto. Namun, diluar ekspektasi Wanggai ternyata masih belum mampu, membuat publik Sumatra Selatan (Sumsel) bangga kepadanya sehingga, terpaksa coach RD menariknya kembali ke bangku cadangan.

“Sayangnya saat Beto masuk kondisi tim sudah kelelahan. Jadi Beto tidak bisa mendapatkan umpan yang baik,” tuturnya pula.

Namun kedepan RD tidak mau membuat kesalahan lagi. Dia berencana akan mengontrol kondisi Beto. Lantaran RD tidak mau kehilangan Beto apalagi diakibatkan mengalami cedera berkepanjangan.

“Tapi secara keseluruhan saya masih sangat ragu dengan kondisi dia. Saya akan memperjelas lagi kondisi Beto. Agar dia dapat benar-benar pulih kedepan,”pungkasnya.(mul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.