Banner sumsel

Didemo, Bupati Banyuasin Lapor Polisi

BANYUASIN,koranindonesia.id– Bupati Banyuasin SA Supriono melaporkan Front Activis Biru (From Biru) ke Polres Banyuasin, Jumat pagi dengan Nomor laporan LPB/46/IV/Reskrim Polres Banyuasin tanggal 13 April 2018.

Laporan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini terkait aksi yang dianggap memfitnah dan pencemaran nama baik yang disampaikan  Heryadi alias Duk selaku koordinator aksi dan Korlap Davit Satria saat menggelar aksi di Kantor Kejari dan Pemkab Banyuasin, Kamis (12/4). (baca https://koranindonesia.id/ekonomi/warga-gruduk-kantor-kejari-banyuasin-tanyakan-sapi-bantuan/)

Kadis Kominfo Banyuasin Erwin Ibrahim mengatakan  laporan Bupati tersebut diterima Kanit SPKT Shift B Ipda Tri Deswiyadi SH dan proses BAP dilakukan Kanit Pidum Iptu Gali beserta anggota. “Iya, hari ini pak Bupati Supriono telah melapor ke Polres Banyuasin terkait fitnah dan pencemaran nama baik yang dilontarkan Front Activis Biru (From Biru),” jelasnya.

Bupati Supriono  sudah di BAP oleh penyidik Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Banyuasin.

” Tadi pagi sudah di BAP, namun karena mau sholat jumat, maka siang  dilanjutkan lagi, ” imbuhnya.

Erwin menambahkan, pernyataan yang disampaikan Front Activis Biru (From Biru) jelas-jelas sebuah fitnah yang tanpa didukung bukti yang jelas.

“Ini fitnah dan pencemaran nama baik Pak Supriono selaku Bupati Banyuasin, “tegasnya.

Dikatakan Erwin, bantuan CSR berupa 1 (satu) unit bangunan fasilitas kandang sapi dan ternak sapi sebanyak 9 ekor dari SKK-Migas/PT. Medco tersebut dibangun di atas tanah milik Pemda Kabupaten Banyuasin seluas 45.160 M2 yang tercatat pada Simda Barang Disnakertrans Kabupaten Banyuasin.

“Lahan itu pengadaan tahun 2007, peruntukannya untuk Balai Latihan Kerja (BLK), “katanya.

Bantuan fasilitas kandang sapi dan ternak sapi CSR tersebut terang Erwin diterima oleh Ir. S.A. Supriono, MM selaku Bupati Banyuasin mewakili Pemda Banyuasin dari Lembaga/Perusahaan Pemberi bantuan CSR.

Masih kata dia, bantuan itu diserahkan oleh Bupati Banyuasin kepada Kelompok Tani Karya Tani Desa Muara Sugih Kecamatan Tanjung Lago dan diterima oleh  Asnawi selaku ketua Kelompok Tani Karya Tani.

“Bantuan ini untuk dipelihara dan dikembangbiakkan lebih lanjut guna kemasalahatan seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat desa Muara Sugih, jadi tidak ada sapi bantuan tersebut di tarik dan diletakkan ke tanah pribadi pak Bupati Supriono, kondisi sapi dan kandang masih berada dilokasi seperti awal penyerahan,” pungkasnya..

Sementara, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Sayta membenarkan adanya laporan Bupati Banyuasin. “Iya laporan sudah kita terima dan  Unit Pidum tengah melalukan BAP terhadap pelapor dan saksi pelapor, “katanya.

Laporan tersebut terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Bupati Banyuasin. ” Kasus ini masih kita proses, untuk sementara terkait pasal 310 ayat 1 dan atau pasal 311, ” ungkapnya.(wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.