Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Dibanding Jokowi, Sosok Anies Baswedan Diakui Lebih Pengalaman di Ranah Civil Society

JAKARTA, koranindonesia.id-Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim menilai kelemahan utama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ialah kurang melibatkan peran civil society (CSO/NGO) dalam perumusan kebijakan negara terhadap pembangunan sosial.

Rustam mengatakan, Presiden Jokowi banyak bicara tentang community participation dalam penanganan pandemi virus corona atau Covid-19. Namun, Jokowi tidak mengajak CSO/NGO yang banyak bergerak dalam bidang kesehatan.

“Padahal, CSO/NGO berpengalaman dalam pendekatan partisipatif, dibanding TNI/Polri/ASN yang lebih bersifat instruktif,” cuit Rustam menggunakan akun @RustamIbrahim, Minggu (20/9/2020).

Rustam menganggap, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih berpengalaman di ranah civil society.

“Suka atau tidak suka, harus diakui Gubernur @aniesbaswedan banyak berpengalaman di ranah civil society. Anies pernah bekerja di UNDP/Partnership for Governance Reform & Rektor Paramadina. Anies tentu sangat paham dengan dunia CSO/NGO. Banyak kalangan CSO/NGO menaruh harapan padanya,” ujarnya.

Kicauan Rustam mendapat respons dari pengamat pendidikan Darmaningtyas. Dia juga menilai kebijakan-kebijakan yang diambil Presiden Joko widodo tidak melibatkan partisipasi rakyat.

“Itu yang ironis pada Presiden @jokowi, presiden sipil yangg disupport penuh oleh rakyat, termasuk saya (yang sebelumnya tidak pernah ikutan dukung mendukung), tapi justru kebijakan-kebijakannya tidak melibatkan partisipasi rakyat dan cenderung merugikan rakyat,” tuturnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.