Banner pemprov Sumsel

Dianggap Melakukan Hoax, GNR Laporkan Sandiaga Uno ke Bawaslu

JAKARTA,koranindonesia.id-Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) melaporkan Cawapres Sandiaga ke Bawaslu terkait dengan pengakuan Vincentia Tiffani soal candaan melamar Sandiaga ketika menggelar kampanye di Jogyakarta beberapa hari lalu.

Dalam pengakuan Tiffani, dirinya diperintahkan oleh panitia untuk melontarkan perkataan tersebut, alasannya untuk lucu-lucu saja. Namun dengan berita yang berkembang Tiffani tidak terima dirinya menjadi wanita pelakor dan melakukan klarifikasi berita tersebut, bahwa dirinya disuruh panitia dengan pertanyaan yang dilontarkan Tiffani mau jadi istri kedua Sandiaga.

Menanggapi laporan tersebut Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menuding, Paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga telah melakukan pembohongan publik. Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan kalau itu benar pengakuan Tiffani memang itu suatu pembohongan publik.

“Saya sepakat kalau GNR sendiri melaporkan Sandi ke Bawaslu karena dianggap memproduksi berita bohong (hoax). Kampanye itukan bukan untuk penyebar hoax, jadi sepakat kalau GNR itu melapor,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (29/03/2019).

Untuk itu, Karding meminta Bawaslu mengusut tuntas aduan tersebut dengan memanggil pihak terkait yakni Sandiaga, panitia acara, dan Tiffani untuk dilakukan klarifikasi. Baik pihak perempuan maupun panitia dan Sandi sendiri harus dipanggil karena kalau dia menjawab pertanyaan tersebut.

“Paling tidak Sandiaga mengetahui atau terlibat dalam melakukan setingan, pembohongan tersebut,” terangnya.

Ditegaskan Karding, Capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf adalah Capres-Cawapres yang anti hoax, sebab hoax merupakan sikap yang tidak terpuji dan bertanggungjawab. Namun hal tersebut, digunakan kubu lawan untuk merebut simpatis masyarakat.

“Apa jadinya nanti negara ini, kalau dipimpin orang seperti itu, lebih menyukai hoax dari pada kebenaran. Biar lah masyarakat yang menilai siapa pemimpin yang benar atau tidak,” tandasnya. (erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.