Banner Pemprov 17 Agustus

Diancam Pakai Parang, Pegawai Warung Bakso Minta Perlindungan ke Kantor Polisi

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Feri Chandra alias Diran (40) warga Jalan KH Azhari, Lorong Famili Setia, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I mendatangi SPKT Polresta Palembang, Senin (1/7/2019). Ia mengaku nyaris dibacok preman berinisial MR dan EB, saat berada di depan rumahnya.

Atas kejadian itu, karyawan warung Bakso Juventus ini merasa terancam dan tidak bisa bekerja. Kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang korban menjelaskan, kejadian berawal saat ia menolak permintaan pelaku. Tidak senang, pelaku mengancam dan mendatangi rumah korban sembari membawa parang dan pisau.

“Mereka datang ke tempat jualan, minta tulang yang ada sum-sumnya. Kebetulan hari itu sudah habis, dikiranya kita tidak mau kasih. Lalu, rombongan itu mendatangi rumah saya. Ketika saya buka pintu, mereka langsung menyerang, membacok dengan parang,” jelasnya.

Korban yang ditemani pamannya ini menambahkan, dirinya telah mendatangi orangtua terlapor untuk mencari solusi, namun orangtuanya angkat tangan.

“Kata orang tuanya, ‘Kami nyerah, silahkan mau diapakan, karena dia tidak bisa diomongi lagi, sudah dinasehati baik-baik malah bapaknya mau ditusuk’, itu penjelasan ibu pelaku,” tambahnya.

Kasubag Humas Polresta Palembang Iptu Tohirin membenarkan adanya laporan korban dan saat ini kasusnya masih dilakukan penyelidikan. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.