Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Di Saat Pandemi Berada Pada “Titik Kritis”, WHO Ingatkan Ancaman Infeksi Baru Covid-19 Lebih Kuat dan Cepat Penyebarannya

L

JAKARTA, koranindonesia.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa pandemi kini berada pada “titik kritis” dan infeksi baru berpotensi “tumbuh secara eksponensial,” dengan 4,4 juta kasus di s ok ok 4rreluruh dunia pekan lalu, tepat saat beberapa negara melonggarkan lockdown.

Dilansir dari RT, pimpinan teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove, pada hari Senin menjelaskan mengenai titik kritis pandemi.

Menurut Maria Van Kerkhove, meski beberapa negara mengklaim telah mengendalikan virus di dalam negeri, kasus global saat ini delapan kali lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Mengutip angka-angka baru-baru ini, ahli epidemiologi penyakit menular mengatakan kasus Covid-19 telah tumbuh secara eksponensial.

WHO telah mendokumentasikan lebih dari 4,4 juta infeksi baru per pekan di seluruh dunia. Angka kasus global pekan ini adalah yang tertinggi selama periode tujuh hari sejak pertengahan Januari.

Pernyataan keras itu datang ketika negara bagian di Amerika dan sebagian Inggris melonggarkan lockdown, mengklaim virus telah dikendalikan melalui pembatasan Covid-19 dan peluncuran cepat program vaksinasi.

Sementara beberapa negara mulai “rileks”, pejabat WHO menyoroti bagaimana negara-negara lain masih dilumpuhkan oleh virus karena vaksinasi belum merata di setiap bagian dunia.

Kepala Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan, mengatakan bahwa virus menjadi “lebih kuat” dan “lebih cepat” karena penyebaran strain yang bermutasi.

Mike Ryan juga memperingatkan agar negara-negara menjaga langkah keamanan, seperti jarak sosial.

Komentar terbaru WHO tentang keadaan pandemi mengikuti berita bahwa India telah melampaui Brazil sebagai negara dengan infeksi terparah kedua di dunia, setelah Amerika Serikat.

Pemerintah di New Delhi telah mencatat lebih dari 13,5 juta kasus di seluruh negeri sejak dimulainya pandemi.

Lebih dari 30,7 juta infeksi Covid telah dicatat di Amerika Serikat hingga saat ini. (Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.