Banner Pemprov Agustus

Dewan Tinjau Pelaksanaan Kegiatan Penjamin Mutu Pendidikan di Sumsel

Kunker ke LPMP Sumsel

 

Indralaya,koranindonesia.id--Sumber daya manusia yang unggul tak lepas dari mutu pendidikan yang baik dan tinggi. Maka perlu dilihat apa saja yang menjadi indikator

Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati SH MH mengunjungi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Selatan di Indralaya Ogan Ilir, Selasa (21/12). Kedatangan RA Anita yang didampingi anggota Komisi V DPRD Fatra R, Prima Salam, dan Iwan Hermawan tersebut, disambut langsung kepala LPMP Sumsel Drs. Suyato, M.AP beserta jajaran.

“Kita ingin tahu, memonitoring bagaimana pelaksanaan kegiatan penjamin mutu pendidikan di Sumsel,” kata RA Anita usai pertemuan.

Dikatakan politisi Golkar ini, DPRD Sumsel berkepentingan mengetahui ini untuk dapat menjalankan fungsinya baik dalam hal pembuatan peraturan daerah, penganggaran dan pengawasan khususnya bidang pendidikan.

“Bagaimana sinergi dengan dinas pendidikan Sumsel? Dan bersama kami anggota komisi V yang membidangi pendidikan, tentunya ini akan menjadi tindaklanjut kami sebagai wakik rakyat,” sambungnya.

Sementara itu kepala LPMP Sumsel Drs. Suyato, M.AP meyampaikan empat agenda utama yang dilakukan oleh LPMP Sumsel dalam menjamin mutu pendidikan di Sumsel. Pertama tugas dan fungsi. Kedua, penjamin dan peningkatan mutu. Ketiga trasfornasi konsep dan praktek penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan dan terakhir tentang fasilitasi LPMP Provinsi Sumsel.

“Dalam PP 57 tahun 2021 Standar Nasional Pendidikan (SNP) mencakup standar isi, standar proses, standar penilaian Pendidikan, standar tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan,” terangnya.

Dikatakan Sumsel rapor SNP nya mengalami progres kenaikan dalam setiap tahunnya sejak 2016. Secara umum menuju SNP 4 dan memang tahun 2020 lalu mengalami penurunan terdampak Covid-19. “Pembelajaran yang terganggu akibat Covid-19 memberikan dampak terhadap rapor SNP,” ungkapnya.

LPMP Sumsel, lanjutnya, menyampaikan rekoemndasi kepada wakil rakyat untuk dapat menjadi perhatian oleh Diknas Provinsi dan kabupaten kota. Diantaranya, agar diknas memastikan evaluasi dengan pemenuhan SNP, memgakselerasi pembelajaran tatap muka atau pembelajaran jarak jauh, peningkatan fungsi supervisi oleh kepala sekolah dan pengawas, dan menyediakan kompetensi tenaga pendidik.

“Dan sejumlah rekomendasi lainnya yang kami siapkan secara tertulis agar bisa diintervensi oleh wakil rakyat. Selama ini koordinasi kami juga cukup baik dengan Diknas Provinsi dan kabupaten kota dalam bersinergi meningkatkan mutu pendidikan di daerah,” pungkasnya.

(Ril)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.