Banner Pemprov Agustus

Dewan Sumsel Pertanyakan Soal CSR PT KAI Divre III

Palembang,koranindonesia.id–DPRD Sumsel menyoroti masih minimnya bantuan sosial kepada masyarakat sekitar stasiun Kertapati oleh PT KAI.

Hal itu terungkap dalam Reses II DPRD Sumsel tahap 2 ke PT KAI, Selasa (12/7)

“Kalau stasiunnya bagus bangunannya,namun sekitar lingkungan pendudukan sangat kumuh sangat berbeda dahulu,”ujar anggota DPRD H. Kartak yang mengaku lahir dan besar di stasiun.

Dia meminta kehadiran PT KAI di kertapati bermanfaat bagi masyarakat sekitar dia juga mempertanyakan bantuan sosial PT KAI ke warga terutama sekitar stasiun.

Dia  terkejut setelah tahu jika dana CSR PT KAI hanya sekitar Rp 700 juta, padahal masukan dari PT KAI Divre III Palembang sangat besar ke pusat capai puluhan miliar.

“Semestinya PT KAI harus menyesuaikan bantuan CSR sesuai dengan masukan pendapatan dari daerah, Sumsel berkontribusi banyak untuk pendapatan untuk PT KAI “kata Politisi dari PKB.

Ketua DPRD Sumsel Hj. Anita Noeringhati,SH,MH juga akan mempertanyakan minimnya bantuan CSR ke PT KAI pusat di Bandung terkait hal ini.

Sebelumnya Januri Deputi PT KAI divre III Palembang mengatakan bahwa CSR di divre III sebesar Rp 700juta sehingga sulit dan memberikan bantuan maksimal ke masyarakat sekitar karena itu pihaknya hanya membantu yang prioritas dan bermanfaat kepada masyarakat.

 

Reses Tahap II diikuti oleh Hj. Anita Noeringhati. SH, MH. (Golkar),Dedi Suprianto (PDIP), Prima Salam ( Gerindra) Choirul S. Matdiah (Demokrat) , Syaiful Fadli (PKS), Kartak (PKB)

(Ard)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.