Banner sumsel

Deru: Eksplorasi Gas Blok Sakakemang Jangan Sampai Seperti Lapindo

PALEMBANG,koranindonesia.Id-Kegiatan eksplorasi gas yang dilakukan perusahaan asal Spanyol, Repsol di Blok Sakakemang, Desa Tampang Baru, Kecamatan Banyung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, mendapatkan perhatian dari Gubernur Sumsel Herman Deru.

Menurutnya, temuan cadangan gas yang masuk dalam lima terbesar dunia tersebut harus dikelola dengan baik, sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.

“Tapi semuanya dikembalikan dahulu ke pusat. Nanti baru ada rumusannya seperti apa,” katanya, Rabu (27/2/2019).

Hanya saja, Deru mengingatkan untuk mengutamakan lingkungan. Artinya jangan sampai akibat eksplorasi tersebut dapat mencemarkan lingkungan yang membuat alamnya menjadi rusak.

“Jangan sampai terjadi musibah seperti di Lapindo, meskipun tidak ada potensi seperti itu,” katanya.

Pada intinya, lanjut Deru, temuan cadangan gas tersebut merupakan sebuah berkah bagi Provinsi Sumsel, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik.

“Pemerintah provinsi maupun kabupaten akan memberikan kemudahan-kemudahan agar investasi di blok gas tersebut dapat berjalan baik,” katanya.

Sementara itu, Manajer Senior Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Andi Arie Pangeran mengatakan, selama proses eksplorasi di sumur gas Kali Berau Dalam (KBD) 2X dilakukan, area seluas 4,7 hektar sudah disterilkan. Hal tersebut merupakan prosedur standar dalam melakukan kegiatan seismik.

“Lahan sudah dibebaskan sejak awal tahun 2018 lalu. Selain itu jarak lokasi dengan pemukiman tersekat juga sekitar 3 kilometer,” katanya.

Kemudian, masalah lingkungan juga menjadi prioritas utama. Terlebih kondisi di area pengeboran saat ini masih ‘liar’ dengan sejumlah aktivitas seismik yang dilakukan.

“Mereka (Repsol) tentunya sangat menjaga dengan ketat keamanan dengan standar tinggi, baik itu keselamatan pekerja maupun lingkungan,” pungkasnya. (ram)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.