Banner Pemprov 2020
kopri

Derita Yamaha Bertambah Usai Vinales Disanksi MotoGP Eropa

JAKARTA, koranindonesia.id – Yamaha kembali didera persoalan usai Maverick Vinales disanksi memulai balapan dari pit lane pada MotoGP Eropa. Yamaha bakal menyambut balapan dengan personel yang tak lengkap.
Tim berlambang garputala itu kehilangan lima staf tim mereka di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (8/11). Hal ini dikarenakan ada kru yang positif virus corona.

Lima staf tim itu termasuk Direktur Tim Massimo Meregalli. Meregalli dan anggota tim lainnya harus menjalani isolasi walau dinyatakan negatif Covid-19 sesuai hasil tes.

Kelimanya tidak akan bergabung dengan tim hingga berakhirnya balapan di Sirkuit Ricardo. Hal itu berarti staf tim Yamaha tidak lengkap hingga akhir seri MotoGP Valencia, 15 November mendatang.

“Yamaha Motor dan Monster Energy Yamaha dengan menyesal mengumumkan lima anggota tim, termasuk Direktur Tim Massimo Meregalli, tidak akan berpartisipasi di MotoGP Eropa dan MotoGP Valencia,” tulis Yamaha seperti dilansir dari Crash.

Pada Jumat (6/11), Vinales mengonfirmasi bahwa salah satu staf timnya positif Covid-19. Staf tim tersebut sudah tidak lagi terlibat di Sirkuit Ricardo Tormo untuk melakukan isolasi mandiri.

Setelah melakukan pengecekan mendalam, pihak Yamaha memutuskan untuk menempatkan empat staf tim termasuk Meregalli dalam isolasi hingga Senin (16/11).

Keempatnya memang tidak positif Covid-19, namun pabrikan asal Jepang itu mengambil langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus. Yamaha juga memastikan tidak ada staf lain termasuk Vinales dan Rossi yang dianggap berisiko.

Sebelumnya Yamaha sudah lebih dulu tertimpa masalah usai Vinales dihukum balapan dari pit lane. Hal ini lantaran Vinales dan Yamaha memutuskan untuk memakai mesin keenam pada balapan kali ini.

Yamaha memastikan telah menyediakan mesin keenam untuk Vinales pada Jumat (6/11). Penggunaan mesin ini berarti pembalap asal Spanyol itu harus menerima kenyataan memulai balapan dari pit lane sesuai hukuman yang dijatuhkan FIM Steward MotoGP.

Setiap pembalap dapat jatah lima mesin untuk digunakan sepanjang musim MotoGP 2020. Mereka boleh menambah alokasi mesin namun ada sanksi start dari pit lane yang harus diterima.

(MT) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.