Dendam Lama, Pinggang Pemuda Ini Ditikam Pisau

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Diduga dendam lama, MS (14) warga Lorong Serasan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju mendapat tiga luka tusuk di atas pinggang hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang.

Setelah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, MS bersama orangtuanya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk melaporkan IW (15), terduga pelaku penusukan tersebut, Rabu (16/10/2019).

Kepada petugas MS menuturkan, peristiwa penusukan yang dialaminya terjadi di Lorong Pendidikan, Kecamatan Plaju, pada Jumat (12/10). Saat itu ia bertemu terlapor yang langsung mengeluarkan sebilah pisau dan menusukkannya kepada korban.

“Waktu itu saya ingin main ke tempat teman, dengan mengambil jalan pintas, saat mau keluar lorong bertemu dengan dia dan langsung berkelahi. Saat itu dia mencabut pisau dan langsung menusuk saya tiga kali,” ujarnya.

MS melanjutkan, namun sebelum dirinya sadar sudah tertusuk, IW lebih dulu kabur. “Saya baru tahu ditusuk dari teman, jadi saya minta dia memberitahu orangtua saya dan saya dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

Menurut MS, aksi penusukan tersebut bukan lah tidak ada sebab, bahwa IW sempat mengancam lantaran beberapa Minggu sebelum kejadian MS dan IW bersama-sama membuat kejutan untuk teman bermainnya dengan melemparkan sagu dan telur.

Akan tetapi saat itu IW terkena lemparan sagu dan telur. “Waktu itu dia juga terkena, jadi dia mengancam akan menusuk saya. Awalnya saya kira itu cuma main-main, tapi ternyata betul-betul dilakukannya,” tuturnya.

Sementara itu, Tri Wulandari (39), orang tua MS mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan keluarga IW, lantaran tidak betul-betul menepati janji untuk berdamai atas perbuatan terhadap anaknya.

“Kan sudah jatuh tempo untuk pihak IW memenuhi janji damai dalam musyawarah yang dilakukan, tapi pas saya telepon orang tuanya menjawab laporkan saja ke polisi lantaran mereka menganggap akan dipenjara sebentar lantaran dibawah umur,” bebernya.

Sementara itu Kepala SPKT Polresta Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan tersebut dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut dan pelapor juga masih dimintai keterangan. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.