Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Demo Buruh Tidak Diizinkan, Fadli Zon Minta Polisi Tidak Diskriminasi

JAKARTA, koranindonesia.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menyindir aparat penegak hukum yang terkesan diskriminasi terhadap kelompok buruh karena tidak memberika izin unjuk rasa. Sejumlah kelompok buruh dikabarkan akan menggelar demonstrasi menolak omnibus law Rancangan Undang-Undangan (RUU) Cipta Kerja di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, hari ini.

Menurut Fadli, seharusnya aksi unjuk rasa tidak menggunakan izin, namun hanya pemberitahuan. Kata dia, unjuk rasa tidak masalah asal pesertanya menerapkan protokol kesehatan. Sama halnya dengan Pilkada.
“Tak ada lagi keharusan izin, hanya pemberitahuan. Demonstrasi adalah hak warga termasuk hak buruh. Selama bisa menjaga protokol kesehatan seperti Pilkada, jangan didiskriminasi,” tulis Fadli menggunakan akun Twitter @fadlizon, Senin (5/10/2020).
Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan izin terkait pelaksanaan demo buruh di depan DPR RI. Alasannya karena saat ini masih Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, situasi pandemi Covid-19 dan PSBB ini tidak boleh ada keramaian, apalagi penyampaian pendapat di muka umum.

“Sehingga tidak diberikan izin untuk mengemukakan pendapat di muka umum khususnya di depan DPR hari ini. Izin keramaian atau STPT nya tidak kita berikan. Sekarang kita imbau kita mengharapkan agar mereka mengerti pandemi Covid-19 ini semakin tinggi di Jakarta. Jangan jadi claster baru,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (5/10/2020).
Bila tetap nekat melakukan aksi demo, pihaknya akan memberikan imbauan kepada para pendemo secara preventif. Sebab ia berharap para serikat buruh ini bisa mengerti dan memahami situasi PSBB guna mencegah penyebaran virus corona.
“Di masing-masing wilayah juga kita telah sampaikan di wilayah yang mau berangkat kita bubarkan, kita sampaikan supaya mereka tidak datang ke sini,” terangnya.

Dengan kondisi darurat kesehatan saat ini, ia tidak mau aksi demo buruh dari sejumlah serikat di Depan DPR RI menjadikan klaster baru penyebaran Covid-19. Ia juga akan melakukan patroli untuk menghalau pendemo agar kembali ke rumahnya masing-masing.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.