Debat Pertama Pilkada Sumsel 2018 Berjalan Lancar

PALEMBANG,koranindonesia.id-Komisi Pemilihan Umum Daerah Sumatra Selatan menyelenggarakan debat Cagub dan Cawagub Sumsel 2018 di hotel Novotel, Palembang Rabu (14/3/2018).

Ketua KPUD Sumsel Aspahani mengatakan debat ini merupakan salah satu rangkaian dari Pilkada Sumsel 2018.  Menurut Asphani esensi debat adalah penyampaian visi dan misi, program kerja yang dinilai antar paslon. Sehingga pemilih 6 juta, mempertimbangkan paslon mana yang mampu merealisasikan janjinya, dan memilih pemimpin yang terbaik.

“Saya berharap pilkada berjalan aman, damai. Siap menang dan siap mengakui kemenangan pihak lain,” ujarnya. (baca https://koranindonesia.id/headline/ini-kata-kandidat-pilgub-sumsel-2018-terkait-jalan-buruk/

Pasangan I  Herman Deru-Mawardi Yahya

Menurut pasangan ini, sebagai daerah yang masuk  5 besar provinsi terkaya dan memiliki SDA yang banyak mestinya rakyat sejahtera tetapi kenyataannya kemiskinan di daerah ini masih tinggi 13,10 persen diatas rata-rata nasional.

Pasangan ini juga sedih dengan demokrasi yang terjadi saat ini karena daerah ini termasuk daerah yang rawan dalam pilkada, rasa aman warga tidak terjamin. Maka perlu edukasi politik. Selain itu pasangan Herman Deru- Mawardi Yahya menyoroti soal infrastruktur yang hanya terpusat di Ibukota Provinsi saja, maka itu perlu pemerataan pembangunan di seluruh Sumsel. “Kita harus berubah bersatu sumsel maju,” pungkas Herman Deru.

Pasangan 2 Saifudin Aswari dan Irwansyah

Menyampaikan   visi dan misi mereka yaitu Sederhana Bersatu, Sumsel Baru. “Kami ingin memberikan rasa sejuk. Pertama kami ingin memberikan infratruktur yang merata. Sekarang sudah bagus, pembangunan sudah banyak di Palembang. Tapi hanya tersentral disatu tempat. Kami akan buat pemerataan,” Aswari.

Sementara itu, Wakil Saifudin Aswari yakni Irwansyah menuturkan, sebagai wakil dirinya akan mendata yang pasti berapa jumlah penduduk miskin, tidak sekolah, pengangguran. “Insya Allah ASRI amanah,” ucapnya.

Pasangan 3 Ishak Mekki dan Yuhda  

Pasangan ini memiliki visi untuk menciptakan pemerataan pembangunan infrastrktur, mereka melihat kerusakan jalan dimana-mana.

“Kami targetkan satu tahun bisa.Mempebaiki Tata Kelola Perkebunan, dengan mendatangkan investor.Kami akan berikan bantuan untuk UKMKM  dan membangun Sumsel dibidang teknologi informasi.serta  Tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Ishak.

Pasangan 4 Dodi Reza Alex-Giri Ramandha Kiemas

Dodi dalam paparannya  mengatakan, dirinya bersama Giri memiliki 6 program strategis. Pertama, kelanjutan sekolah dan berobat gratis. Kedua, dalam 2 tahun seluruh jalan provinsi mulus. Ketiga peremajaan gratis bagi petani karet, sawit. Dan optimalisasi lahan sawah. Keempat, dalam 2 tahun warga Sumsel smart digital, internet gratis  sampai ke desa.

Kelima Pengembangan Kawasan Ekonomi Tanjung Api-Api  untuk diupayakan pembangunannya mendorong ekonomi. Dan keenam, memberikan bantuan UMKM.

“Kami tidak hanya membangun gisik, tapi religius. Kami mengajak untuk warga Sumsel menjaga  zero konflik. (wiwin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.