Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Danjen Kopassus Ingatkan Purnawirawan TNI Bijak Gunakan Baret Merah

Jakarta,koranindonesia.id-Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan mengingatkan kepada purnawirawan TNI agar bijak menggunakan baret merah dan tidak menggunakannya di luar ketentuan.

“Kami juga selaku pembina korps mengimbau kepada seluruh purnawirawan maupun orang-orang yang mendapatkan kehormatan untuk memakai baret merah untuk menggunakannya dengan bijak,” kata Hasan usai mengikuti HUT Ke-75 TNI secara virtual di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Senin.

Semuanya harus bersinergi bagaimana kita keluar dari pandemi dan juga membangun bangsa ini lebih baik ke depannya,” kata jenderal bintang dua ini.

Dalam peringatan HUT Ke-75 TNI kali ini dilakukan berbeda dengan sebelumnya. Upacara dipusatkan di Istana Negara, Jakarta dan digelar secara virtual.

Perayaan HUT TNI diikuti seluruh jajaran dari Sabang sampai Merauke, di antaranya dari Mabes TNI, Mabes TNI AD, Mabes TNI AL dan Mabes TNI AU, jajaran kodam, komando operasi AU dan Satgas TNI untuk penugasan PBB di Republik Demokratik Kongo.

Peringatan HUT TNI juga diikuti Satgas Pengamanan Pulau Terdepan, Satgas Pengamanan Wilayah Natuna, Satgas Pandemi COVID-19 di Pulau Galang, Satgas Pengamanan Nasional, dan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG.

Presiden Jokowi, dalam pidatonya, mendukung transformasi yang terus dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada usianya yang ke-75.

“Sebagai panglima tertinggi Tentara Indonesia, saya menaruh harapan besar dan selalu mendukung transformasi penguatan TNI,” kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Menurut Presiden Jokowi, sejak awal reformasi telah banyak transformasi organisasi TNI yang telah dilakukan untuk memastikan TNI mendukung secara tepat kebutuhan konsolidasi demokrasi.

“Untuk memastikan TNI bisa adapatif dengan ancaman pascaperang dingin, terutama ancaman-ancaman nonkonvensional dan ancaman transnasional, dan untuk memastikan TNI mampu mengadopsi perkembangan terkini berbasiskan teknologi nano dan teknologi otomatisasi,” kata Presiden.

Dalam 5 tahun terakhir, kata Presiden, TNI sudah melakukan transformasi organsiasi dengan melakukan pembentukan satuan-satuan organisasi yang baru.

“Telah kita bentuk organisasi tempur baru, seperti Divisi 3 Kostrad, Komando Operasi 3 Angkatan Udara, Armada 3 Angkatan Laut, dan pasukan Marinir Ketiga. Telah kita bentuk kekuatan gabungan TNI, terutama 3 Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan 3 Skuadron Drone Angkatan Udara, dan Satuan Cyber TNI,” kata Presiden.

Presiden Jokowi pun menyampaikan terima kasih kepada prajurit TNI yang selalu siap memenuhi panggilan tugas, yang selalu setia mengawal Pancasila, NKRI, UUD NRI Tahun 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman, di wilayah perbatasan, di pulau-pulau terdepan dan yang bertugas di luar negeri sebagai pasukan pemelihara perdamaian,” kata Presiden.(ant)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.