Banner sumsel

Curhat Jadi Sasaran Hoaks, Jokowi : Untung Saya ‘Kecil’, Jadi Ditekan Tidak Apa-apa

KARANGANYAR, koranindonesia.id – Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengajak Komunitas Sedulur Kayu dan Mebel (Sekabel) untuk menangkap pelaku ujaran kebencian dan hoaks yang saat ini banyak beredar melalui media sosial (medsos).

Mengingat, banyak sekali ujaran kebencian dan informasi hoaks yang diarahkan pada Capres asal Kota Solo tersebut.

“Semburan fitnah di medsos banyak sekali. Kedustaan dan kebohongan. Yang benar jadi salah dan sebaliknya. Saya dibilang antek asing, PKI dan anti ulama,” terang Jokowi dalam kegiatan Deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel Jokowi #01 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Minggu (3/2/2019) siang.

Selama empat tahun terakhir, kata Jokowi, dirinya hanya diam dan membiarkan hoaks dan ujaran kebencian itu. Dia hanya sibuk kerja, kerja dan kerja membangun bangsa Indonesia. Namun belakangan, hal itu mengganggu kampanye dirinya.

“Empat tahun saya diam. Dikira saya enggak berani. Sekarang saatnya saya menjawab. Tidak ada rasa takut sedikitpun untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia,” katanya.

Daripada membalas dengan cara sama, lanjut Jokowi, ia memilih memamerkan keberhasilan pemerintahan di era kepemimpinannya.

Misalnya mengambil alih blok Mahakam dari asing. Kemudian menguasai blok Rokan yang selama puluhan tahun dikelola pengusaha Amerika Serikat. Tak terkecuali penguasaan 51,2% saham Freeport.

“Empat tahun bernegosiasi untuk Freeport. Dipikir enggak ada tekanan dan intrik politik? Kalau gampang sudah diambil alih oleh pemerintah dari dulu. Ini pekerjaan sulit. Ditekan kiri, kanan, atas, bawah. Untung saya kurus. Jadi ditekan enggak terasa,” sebutnya disambut tawa para peserta deklarasi.

Sementara itu, Ketua Umum Sekabel Jokowi, Setyo Wisnu Broto mengatakan, secara nasional anggota Sekabel Jokowi sekitar 11-13 juta orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, semua anggota telah berkomitmen untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

“Angka 11 juta (pengusaha dan keluarga pengusaha kayu mebel) bukan angka kecil. Kalau tukang kayu solid berarti kami akan memberikan kontribusi untuk kemenangan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” kata Wisnu.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.