Banner Pemprov 17 Agustus

Cemburu, Eki Tembak Mantan dengan Senapan Angin

 

JAKARTA,koranindonesia.id- EKI Julianto (EJ) warga Duren Sawit, Jakarta Timur ditangkap polisi karena menembak dengan senapan angin mantan pacar dan teman dekat pacar karena cemburu.
Humas Polres Jakarta Timur AKP Diah Tin Agustina mengatakan pada hari Minggu (11/08/2019) Sekitar pukul 16.00 WIB terjadi penganiayaan berat dengan menggunakan senapan angin. Dikatakannya lokasi penganiayaan berat tersebut dilakukan di RT 001 RW 11 Kelurahan Malaka Jaya Kecamatan Duren Sawit,  Jakarta Timur. 
 
“Korban adalah Widya Lestari (WL) dan Muhammad Abdul Muis (MAM). Keduanya luka tembak senapan angin di bagian kaki dan perut, “ungkapnya kepada koranindonesia.id  saat dihubungi melalui telpon selulernya,  Senin (12/08/2019). 
 
Dijelaskannya korban MAM mendapat penganiayaan luka pada bagian kaki paha kiri terkena tembakan senapan angin dan jidat terkena pukulan benda tumpul (batu). Dan mantan pelaku WL mendapat luka pada perut terkena tembakan senapan angin.
Kronologis Kejadian awal mulanya Pelaku adalah mantan kekasih korban (WIDYA LESTARI) tetapi sudah putus, namun Pelaku masih ada rasa cemburu dengan korban, atas dasar cemburu tersebut akhirnya pelaku memutuskan untuk menjemput korban di tempat kerjanya (Mall Pondok Gede) dan di ajak ke TKP.
“Setelah sampai di TKP, Pelaku menghubungi korban pertama (MUH RAMLI ABDUL MUIS) dengan menggunakan HP milik korban WL dengan maksud untuk membuat perhitungan (menantang),” terangnya.
Setelah korban MAM sampai di TKP, langsung terjadi keributan dengan pelaku dan menanyakan mengapa sampai membawa-bawa korban WL dijawab oleh korban MAM,  mengajak duduk pelaku, namun pelaku tidak terima dan langsung emosi memukul kepala korban MAM, bersamaan dengan itu senjata yang digunakan untuk memukul korban.
Setelah itu pelaku mengeluarkan senjata  dan mengenai perut dari korban WL dan pelaku langsung mengisi peluru kembali, bersamaan dengan itu korban MAM merebut senjata yang dipegang oleh pelaku langsung menembakkan senjatanya ke arah kaki korban dan senjata akhirnya berhasil direbut dan dibuang namun pelaku mengambil batu dan memukulkan kearah korban WL mengenai bagian jidat korban.
“Bersamaan dengan itu anggota buser sedang melakukan observasi di sekitar TKP melihat adanya keributan kemudian langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti ke Komando dan membawa korban WL dan MAM kerumah sakit Islam Pondok Kopi,” tegasnya.
Setelah mengamankan pelaku Tim buser Turut juga mengamankan barang bukti penganiayaan, berupa sepucuk senjata angin laras panjang, Batu yang digunakan pelaku untuk penganiayaan korban,  dan Peluru mimis sebanyak 65 butir.
“Saat ini pelaku sudah diamankan di polres Jakarta Timur untuk dimitakan keterangan,” tandasnya.  (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.