Banner sumsel

Capaian Pengadaan Beras Jauh dari Target, Baru 15.165 Ton

PALEMBANG, koranindonesia.Id – Capaian pengadaan beras yang dilakukan Bulog Divre III Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) hingga 14 Oktober baru mencapai 15.165 ton. Capaian ini jauh dari target seharusnya, namun Bulog berkeyakinan hal itu tidak akan begitu berpengaruh terhadap ketahanan stok pangan.

Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel Yusuf Salahuddin mengatakan, capaian pengadaan beras yang dilakukan oleh Bulog seharusnya saat memasuki triwulan ke empat ini sudah lebih dari 50 persen. Namun, hingga saat ini capaiannya belum begitu memuaskan.

“Kita tetap optimis hingga akhir tahun ini, masih ada beberapa bulan lagi kesempatan kita untuk pengadaan,” katanya, Senin (15/10/2018).

Di 2018 ini, Bulog diproyeksi menyerap beras 80 ribu ton. Realisasi pengadaan beras yang belum maksimal ini dinilai tidak berpengaruh pada stok beras yang ada di gudang beras Bulog. “Capaian yang rendah ini tidak begitu berpengaruh pada ketahanan stok kita,” jelasnya.

Di samping minimnya serapan beras dari sentra beras di beberapa wilayah di Sumsel, Bulog juga harus menyuplai Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Rastra) 3.900 ton setiap bulannya. Artinya, Bulog harus menyuplai Rasta dalam satu tahun sebanyak 46.800 ton.

Meski demikian, lagi-lagi Bulog enggan menyebutkan angka tonase stok beras di gudang saat ini. “Ya stok kita mencukupi hingga lima bulan kedepan,” ujarnya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.