Banner sumsel

Calon Tak Lolos, Massa Pendukung Ngamuk di Kantor KPU Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU,koransumatera.com – Ratusan massa pendukung salah satu calon mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1, Sabtu (10/2/2018).

Kedatangan ratusan massa tersebut untuk memprotes hasil penetapan yang dilakukan KPU Kota Lubuklinggau karena salah satu pasangan calon jagoan yang didukung mereka dianggap digagalkan KPU.

Ratusan massa tersebut memprotes hasil yang tidak terima langsung marah-marah dan mencoba bertemu dengan ketua KPU.  Setelah bertemu massa tetap tidak terima dan mencoba mengejar ketua KPU.

Massa yang semakin beringas mencoba mendorong dan ingin menerobos blokade polisi bersenjata lengkap. Dorong-dorongan tak terelakan dan massa tetap ngotot ingin tetap masuk.

Situasi depan kantor KPU semakin mencekam, merasa keinginannya tak dituruti massa langsung melempari petugas dengan air kemasan, dan petasan sembari meminta KPU Lubuklinggau di bubarkan karena dianggap tidak independen.

Melihat situasi yang semakin memanas, ratusan anggota Brimob yang berjaga dibelakangnya langsung maju menahan massa, lalu membubarkan massa dengan water Canon.

Namun bukannya membubarkan diri,  massa malah membakar ban dan melakukan penjarahan dengan mengambil barang-barang yang ada di dalam kantor KPU.

Akhirnya petugas pun mengambil langkah tegas dengan memukul mundur dan membubarkan massa dengan beberapa kali tembakan peluru karet.

Rupanya kerusuhan tersebut merupakan gladi bersih bagaimana cara penindakan sispam pengamanan Pilkada kota Lubuklinggau pada tahun 2018.

“Giat hari ini merupakan gladi bersih untuk persiapan simulasi sispam kota  tanggal 14 Febuari nanti,” Ungkap  Kabag OPS Polres Lubuklinggau Kompol Yudha, Jumat (9/2).

Lanjutnya Kabag OPS Polres Lubukkinggau Kompol Yudha mengatakan gladi bersih itu bertujuan untuk melihat kesiapan anggota saat pelaksanaan simulasi nanti apakah benar-benar siap mengamankan pengunjuk rasa atau tidak.

“Supaya pada pelaksanaan nanti lebih terampil lagi. Anggota yang diturunkan dalam gladi bersih ini terdiri dari TNI, Brimob dan anggota Linmas  kurang lebih anggota yang diturunkan sebanyak 400 orang,” katanya.

Untuk gladi bersih tersebut meliputi proses pengamanan logistik dan kota suara, untuk menghindari trouble. Termasuk prosedur pengamanan ketua KPU kota Lubuklinggau dari amukan  massa yang beringas dan anarkis.

“Terakhir proses pengamanan penanganan saat massa melakukan hal yang anarkis sampai melakukan pembakaran di depan kantor KPU,”tandasnya.

Reporter : shandi april

Editor : elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.