Banner sumsel

Calon Komisioner KPID Tak Dilantik Layangkan Gugatan Ke PTUN

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel nomor urut pertama yang namanya digeser Muhammad Fathony resmi melayangkan gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang.

Hal ini dibenarkan kuasa hukumnya dari LBH PWI Iir Sugiarto. Ia mengatakan gugatan tersebut ditujukan kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin agar membatalkan surat keputusan (SK) pelantikan anggota KPID Sumsel.

“Kita mendaftarkan gugatan ke PTUN, untuk membatalkan SK Gubernur Sumsel tentang pelantikan anggota KPID Sumsel periode 2018-20121,” kata Iir saat ditemui usai mendaftarkan gugatan, Senin (23/4/2018) siang.

Iir mengungkapkan, beberapa waktu yang lalu, pihaknya sudah beretikad baik dengan menyurati Gubernur Sumsel untuk menganulir nama-nama anggota KPID Sumsel yang dilantik 27 Maret 2018 kemarin.

“Namun, sampai gugatan ini kami daftarkan tidak ada etikad baik dari Gubernur perihal permintaan kami tersebut. Hingga akhirnya, kami putuskam untuk mengajukan gugatan atas SK Pelantikan itu,” jelasnya.

Gugatan terhadap Gubernur Sumsel telah teregistrasi di PTUN Palembang dengan Nomor: 25/G/2018/PTUN-PLG.

Sementara itu, Panitera Muda Perkara PTUN Husnuddin membenarkan pihaknya telah menerima berkas gugatan dari LBH PWI. “Paling lambat dua minggu sidang persiapan, Kita segera memanggil para pihak dalam hal ini penggugat dan tergugat,”tuturnya.

Seperti diketahui, perkara ini muncul karena, penetapan anggota KPID Sumsel yang dilantik Gubernur tidak sesuai dengan hasil uji  kepatutan dan kelayakan yang dilakukan DPRD Sumsel.

Dimana, peringkat pertama Muhammad Fathony dan peringkat empat Hefriady digantikan dengan peringkat 11 dan 12 yakni Eftiyani serta Ekky Syahruddin. (yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.